Sad · 38/88
Terjemah Transliterasi — Sad
وَآخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِي الْأَصْفَادِ ۝٣٨
Wa aakhareena muqarraneena fil asfaad
📖 Arti Bahasa Indonesia
dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • وَآخَرِينَ: dan yang lain-lain (merujuk kepada golongan jin/syaitan yang lain).
  • مُقَرَّنِينَ: diikat atau dirantai, yakni tangan mereka diikat ke leher mereka.
  • اَلْأَصْفَادِ: belenggu-belenggu atau rantai-rantai yang kuat (jamak dari *shafad*).

Tafsir:

Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala menceritakan nikmat dan karunia-Nya yang agung kepada Nabi Sulaiman 'alaihissalam. Setelah menyebutkan bahwa Allah menundukkan sebagian jin untuk bekerja membangun dan menyelam baginya, Allah juga menyebutkan kelompok jin yang lain, yaitu mereka yang keras kepala dan membangkang di antara para syaitan. Mereka diikat dengan rantai-rantai yang kuat, tangan-tangan mereka dibelenggu ke leher mereka, sehingga mereka tidak mampu bergerak atau melakukan kejahatan. Ini adalah bentuk kekuasaan Allah yang luar biasa, yang diberikan kepada hamba-Nya yang shalih, Nabi Sulaiman, sebagai bukti kemuliaan dan kedekatannya kepada Allah.

Perhatikanlah saudaraku, betapa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Jin yang gagah perkasa dan sering kali sulit ditundukkan oleh manusia, ternyata tunduk dan terbelenggu di hadapan kekuasaan Allah yang diberikan kepada Nabi-Nya. Ini menunjukkan bahwa tidak ada satu makhluk pun yang mampu melawan kehendak Allah. Apabila Allah menghendaki, maka segala sesuatu menjadi mudah bagi-Nya.

Renungkanlah hikmah dari kisah ini: kekuasaan dan kehebatan apa pun yang dimiliki oleh makhluk, baik manusia maupun jin, semuanya hanyalah titipan dari Allah. Dan Allah mampu mencabutnya kapan saja. Maka janganlah kita sombong dengan kekuatan, harta, atau kedudukan yang kita miliki. Sebaliknya, jadikanlah semua itu sebagai sarana untuk semakin dekat kepada Allah dan semakin banyak bersyukur.

Kisah Nabi Sulaiman ini juga mengajarkan kita tentang pentingnya ketegasan dalam memimpin. Sebagaimana Nabi Sulaiman mengikat para pembangkang agar tidak membuat kerusakan, demikian pula kita dalam kehidupan sehari-hari perlu bersikap tegas terhadap hal-hal yang dapat merusak iman dan ketakwaan kita. Belenggulah hawa nafsu yang membangkang, ikatlah kemalasan dan kelalaian, agar kita senantiasa berada dalam ketaatan kepada Allah.

Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk menundukkan hawa nafsu kita dan senantiasa istiqamah di jalan Allah. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 36-40 — Sad

36فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاءً حَيْثُ أَصَابَ
Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya,
37وَالشَّيَاطِينَ كُلَّ بَنَّاءٍ وَغَوَّاصٍ
dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam,
38وَآخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِي الْأَصْفَادِ
dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu.
39هَٰذَا عَطَاؤُنَا فَامْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Inilah anugerah Kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab.
40وَإِنَّ لَهُ عِندَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَآبٍ
Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik.
SadIndeks Quran
88Ayat
MakkiyahRevelation
38Ayat

Terjemah — Sad 38

Surat Sad Ayat 38 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu.

Surat Ayat 38/88 — Sad ص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Sad Dengarkan, Sad Terjemah, Sad mp3, Sad pdf. Ayat 36–40. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu