Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْمِلَّةِ الْآخِرَةِ: agama yang terakhir, yaitu agama nenek moyang mereka (agama Quraisy) atau bisa juga merujuk pada agama Nasrani yang datang setelah agama-agama sebelumnya.
- اخْتِلَاقٌ: kebohongan yang dibuat-buat, karangan, atau dusta yang direkayasa.
Tafsir:
Ayat ini menggambarkan sikap para pemimpin Quraisy yang dengan angkuh menolak dakwah Nabi Muhammad ﷺ. Mereka berkata, "Kami tidak pernah mendengar ajaran seperti ini—yaitu ajaran tauhid, mengesakan Allah, dan kepercayaan akan hari kebangkitan—dalam agama nenek moyang kami, juga tidak dalam agama Nasrani yang datang belakangan. Ini hanyalah kebohongan yang dibuat-buat oleh Muhammad dari dirinya sendiri."
Mereka menganggap bahwa ajaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ adalah sesuatu yang asing dan tidak pernah ada sebelumnya. Padahal, kebenaran tidak diukur dengan kebiasaan atau tradisi nenek moyang, melainkan dengan petunjuk Allah. Sikap mereka ini lahir dari kesombongan dan keengganan untuk meninggalkan warisan leluhur yang telah mendarah daging, meskipun warisan itu penuh dengan kesyirikan dan kesesatan.
Sungguh, ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Betapa banyak orang yang menolak kebenaran hanya karena merasa belum pernah mendengarnya dari generasi sebelumnya. Padahal, hidayah itu datang dari Allah, bukan dari tradisi. Allah mengutus para nabi dan rasul untuk membawa cahaya kebenaran yang mungkin terasa baru bagi sebagian orang, tetapi itulah jalan yang lurus.
Sahabat yang dirahmati Allah, janganlah kita menjadi seperti mereka yang menolak kebenaran karena alasan "belum pernah ada sebelumnya". Justru, kita harus senantiasa membuka hati untuk menerima kebenaran dari mana pun ia datang, selama bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah yang shahih. Kebenaran itu tidak usang dimakan zaman, dan tidak menjadi asing karena ditinggalkan orang banyak. Mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, bukan sekadar warisan bacaan. Karena di dalamnya terdapat petunjuk yang membawa kita kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.
Semoga Allah membukakan hati kita untuk selalu menerima kebenaran dan menjauhkan kita dari sikap sombong yang menghalangi hidayah-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 5-9 — Sad
Terjemah — Sad 7
Surat Sad Ayat 7 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kami tidak pernah mendengar hal ini dalam agama yang terakhir;…Surat Ayat 7/88 — Sad ص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Sad Dengarkan, Sad Terjemah, Sad mp3, Sad pdf. Ayat 5–9. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








