Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَا مَالِكُ: Hai Mâlik, yaitu malaikat penjaga neraka.
- لِيَقْضِ عَلَيْنَا: Hendaknya Dia mematikan kami (menghabiskan umur kami) agar kami terbebas dari azab.
- مَاكِثُونَ: Orang-orang yang menetap dan tinggal selama-lamanya.
Tafsir Ayat:
Setelah mereka dilemparkan ke dalam neraka dan merasakan pedihnya azab yang tak terperi, mereka pun berteriak memanggil penjaga neraka yang bernama Mâlik. Dengan penuh keputusasaan dan kehinaan, mereka memohon: "Wahai Mâlik, mohonkanlah kepada Tuhanmu agar Dia mematikan kami, supaya kami terbebas dari siksaan yang berkepanjangan ini." Mereka mengira kematian adalah jalan keluar yang paling ringan dari derita yang mereka alami.
Namun, Mâlik menjawab dengan tegas dan penuh penyesalan bagi mereka: "Sesungguhnya kalian akan tinggal di sini selama-lamanya. Tidak ada kematian yang akan melepaskan kalian, dan tidak ada jalan keluar dari azab ini." Kalimat singkat ini bagaikan petir yang menghancurkan harapan terakhir mereka. Mereka sadar bahwa mereka kekal di dalam neraka, tidak ada istirahat, tidak ada akhir, dan tidak ada belas kasihan.
Ayat ini mengandung pelajaran yang sangat dalam bagi kita yang masih hidup di dunia. Betapa mengerikannya keadaan orang-orang yang durhaka kepada Allah. Mereka rela mati daripada terus merasakan azab, tetapi kematian pun tidak akan datang kepada mereka. Ini menunjukkan betapa besarnya murka Allah terhadap orang-orang yang mengingkari kebenaran dan mendustakan para rasul.
Saudaraku, marilah kita jadikan ayat ini sebagai peringatan yang menyentuh hati. Allah telah memberikan kita kesempatan hidup di dunia untuk beribadah dan bertaubat. Jangan sampai kita menyesal di akhirat kelak, saat pintu taubat sudah tertutup rapat. Mari kita perbanyak istighfar, perbaiki shalat, jauhi larangan-Nya, dan senantiasa bersyukur atas nikmat iman dan Islam. Sesungguhnya rahmat Allah sangat luas bagi hamba-hamba-Nya yang mau kembali kepada-Nya sebelum ajal menjemput. Jangan biarkan diri kita termasuk golongan yang merindukan kematian karena azab, tetapi jadilah hamba yang merindukan surga karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
📜 Ayat 75-79 — Az-Zukhruf
Terjemah — Az-Zukhruf 77
Surat Az-Zukhruf Ayat 77 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka berseru: "Hai Malik biarlah Tuhanmu membunuh kami saja". Dia…Surat Ayat 77/89 — Az-Zukhruf الزخرف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zukhruf Dengarkan, Az-Zukhruf Terjemah, Az-Zukhruf mp3, Az-Zukhruf pdf. Ayat 75–79. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








