Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Akhāfu: Aku takut.
- Aṣaytu: Aku bermaksiat/melanggar perintah.
- ʿAżāba yaumin ʿaẓīm: Azab pada hari yang agung, yaitu hari Kiamat.
Tafsir:
Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah itu: "Sesungguhnya aku benar-benar takut apabila aku bermaksiat kepada Tuhanku, baik dengan melakukan perbuatan yang dilarang-Nya seperti syirik dan dosa-dosa lainnya, maupun dengan meninggalkan perintah-Nya seperti beriman dan menjalankan ketaatan—maka aku akan ditimpa azab yang sangat dahsyat pada hari yang agung, yaitu hari Kiamat."
Ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: bahwa seorang hamba yang benar-benar mengenal Tuhannya akan senantiasa diliputi rasa takut yang mulia—bukan takut yang membuat putus asa, melainkan takut yang mendorongnya untuk taat dan menjauhi larangan-Nya. Rasulullah ﷺ sendiri, meskipun telah dijamin masuk surga dan diampuni dosa-dosanya yang lalu dan yang akan datang, tetap berdiri shalat malam hingga kaki beliau bengkak karena takut dan cinta kepada Allah. Maka bagaimana dengan kita yang penuh dengan kekurangan dan dosa?
Saudaraku, rasa takut kepada azab Allah adalah salah satu kunci keselamatan. Ia bagaikan rem yang menghentikan kita dari tergelincir ke dalam maksiat, dan bagaikan cambuk yang menggugah semangat kita untuk beramal saleh. Hari Kiamat adalah hari yang agung, hari ketika semua amal perbuatan akan ditimbang, hari ketika tidak ada satu pun jiwa yang dirugikan. Maka beruntunglah orang yang menjadikan rasa takut ini sebagai penuntun hidupnya, karena ia akan senantiasa berhati-hati dalam melangkah, menjaga lisannya, memelihara pandangannya, dan membersihkan hatinya dari syirik serta penyakit hati lainnya.
Marilah kita renungkan: jika Rasulullah ﷺ yang maksum (terjaga dari dosa) saja merasa takut akan azab Allah, lalu bagaimana mungkin kita yang penuh dosa ini merasa aman dan lalai? Ketakutan ini bukanlah ketakutan yang melemahkan, melainkan ketakutan yang membangkitkan harapan. Kita takut akan azab-Nya, namun kita juga berharap akan rahmat-Nya. Dengan menggabungkan rasa takut dan harap inilah hati seorang mukmin menjadi hidup, jiwanya menjadi tenang, dan langkahnya menjadi mantap menuju ridha Allah. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang takut akan azab hari yang agung, dan beruntung mendapatkan surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 13-17 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 15
Surat Al-An'am Ayat 15 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Sesungguhnya aku takut akan azab hari yang besar (hari…Surat Ayat 15/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 13–17. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








