Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- اسْتَكْبَرُوا: Mereka yang menyombongkan diri, merasa tinggi hati, dan enggan menerima kebenaran.
- كَافِرُونَ: Orang-orang yang mengingkari, menolak, dan tidak mempercayai.
Tafsir Ayat:
Setelah kaum Tsamud terpecah menjadi dua golongan—golongan yang beriman kepada Nabi Shalih dan golongan yang sombong—ayat ini mengabadikan jawaban tegas dari para pemimpin yang angkuh itu. Mereka berkata kepada orang-orang beriman: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang telah kalian percayai dan ikuti, yaitu kenabian Shalih dan ajaran yang dibawanya. Kami tidak akan pernah beriman kepadanya, dan kami tidak akan tunduk kepada syariatnya."
Ucapan ini menunjukkan betapa kerasnya hati mereka. Meskipun mukjizat unta betina yang keluar dari batu telah ditampakkan, dan meskipun peringatan telah disampaikan berulang kali, mereka tetap bersikukuh dalam kesombongan. Mereka tidak hanya menolak kebenaran, tetapi juga secara terang-terangan menyatakan permusuhan terhadap orang-orang beriman. Ini adalah puncak keangkuhan: ketika seseorang tahu bahwa sesuatu itu benar, namun tetap menolaknya karena gengsi dan takut kehilangan status.
Pelajaran dan Hikmah:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita bahwa kesombongan adalah penghalang terbesar antara seorang hamba dan hidayah Allah. Orang yang sombong sulit menerima nasihat, sulit mengakui kesalahan, dan sulit tunduk kepada kebenaran. Sebaliknya, orang yang rendah hati akan mudah menerima petunjuk, karena hatinya bersih dan lapang.
Renungkanlah: betapa beruntungnya golongan yang beriman kepada Nabi Shalih. Mereka tidak terpengaruh oleh ejekan dan ancaman para pembesar yang sombong. Mereka tetap teguh di atas kebenaran, meskipun jumlah mereka sedikit. Inilah ciri orang-orang yang dicintai Allah: mereka lebih memilih ridha Allah daripada pujian manusia, dan mereka tidak gentar menghadapi tekanan orang-orang yang angkuh.
Jadilah hamba yang rendah hati, karena Allah mengangkat derajat orang-orang yang tawadhu'. Dan janganlah sekali-kali kita meniru sikap kaum yang sombong ini, karena kesudahan mereka adalah kebinasaan, sebagaimana yang Allah ceritakan dalam ayat-ayat berikutnya. Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat sombong dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan tunduk kepada kebenaran. Aamiin.
📜 Ayat 74-78 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 76
Surat Ayat 76/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 74–78. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








