Al-A'raf · 76/206
Terjemah Transliterasi — Al-A'raf
قَالَ ٱلَّذِينَ ٱسۡتَكۡبَرُوٓاْ إِنَّا بِٱلَّذِيٓ ءَامَنتُم بِهِۦ كَٰفِرُونَ  ۝٧٦
Qaalal lazeenas takbarooo innaa billazeee aamanntum bihee kaafiroon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Orang-orang yang menyombongkan diri berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani itu".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • اسْتَكْبَرُوا: Mereka yang menyombongkan diri, merasa tinggi hati, dan enggan menerima kebenaran.
  • كَافِرُونَ: Orang-orang yang mengingkari, menolak, dan tidak mempercayai.

Tafsir Ayat:

Setelah kaum Tsamud terpecah menjadi dua golongan—golongan yang beriman kepada Nabi Shalih dan golongan yang sombong—ayat ini mengabadikan jawaban tegas dari para pemimpin yang angkuh itu. Mereka berkata kepada orang-orang beriman: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang telah kalian percayai dan ikuti, yaitu kenabian Shalih dan ajaran yang dibawanya. Kami tidak akan pernah beriman kepadanya, dan kami tidak akan tunduk kepada syariatnya."

Ucapan ini menunjukkan betapa kerasnya hati mereka. Meskipun mukjizat unta betina yang keluar dari batu telah ditampakkan, dan meskipun peringatan telah disampaikan berulang kali, mereka tetap bersikukuh dalam kesombongan. Mereka tidak hanya menolak kebenaran, tetapi juga secara terang-terangan menyatakan permusuhan terhadap orang-orang beriman. Ini adalah puncak keangkuhan: ketika seseorang tahu bahwa sesuatu itu benar, namun tetap menolaknya karena gengsi dan takut kehilangan status.

Pelajaran dan Hikmah:

Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita bahwa kesombongan adalah penghalang terbesar antara seorang hamba dan hidayah Allah. Orang yang sombong sulit menerima nasihat, sulit mengakui kesalahan, dan sulit tunduk kepada kebenaran. Sebaliknya, orang yang rendah hati akan mudah menerima petunjuk, karena hatinya bersih dan lapang.

Renungkanlah: betapa beruntungnya golongan yang beriman kepada Nabi Shalih. Mereka tidak terpengaruh oleh ejekan dan ancaman para pembesar yang sombong. Mereka tetap teguh di atas kebenaran, meskipun jumlah mereka sedikit. Inilah ciri orang-orang yang dicintai Allah: mereka lebih memilih ridha Allah daripada pujian manusia, dan mereka tidak gentar menghadapi tekanan orang-orang yang angkuh.

Jadilah hamba yang rendah hati, karena Allah mengangkat derajat orang-orang yang tawadhu'. Dan janganlah sekali-kali kita meniru sikap kaum yang sombong ini, karena kesudahan mereka adalah kebinasaan, sebagaimana yang Allah ceritakan dalam ayat-ayat berikutnya. Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat sombong dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan tunduk kepada kebenaran. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 74-78 — Al-A'raf

74وَٱذۡكُرُوٓاْ إِذۡ جَعَلَكُمۡ خُلَفَآءَ مِنۢ بَعۡدِ عَادٍ وَبَوَّأَكُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ تَتَّخِذُونَ مِن سُهُولِهَا قُصُورًا وَتَنۡحِتُونَ ٱلۡجِبَالَ بُيُوتًاۖ فَٱذۡكُرُوٓاْ ءَالَآءَ ٱللَّهِ وَلَا تَعۡثَوۡاْ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُفۡسِدِينَ 
Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikam kamu pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum 'Aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. Kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah; maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan.
75قَالَ ٱلۡمَلَأُ ٱلَّذِينَ ٱسۡتَكۡبَرُواْ مِن قَوۡمِهِۦ لِلَّذِينَ ٱسۡتُضۡعِفُواْ لِمَنۡ ءَامَنَ مِنۡهُمۡ أَتَعۡلَمُونَ أَنَّ صَٰلِحًا مُّرۡسَلٌ مِّن رَّبِّهِۦۚ قَالُوٓاْ إِنَّا بِمَآ أُرۡسِلَ بِهِۦ مُؤۡمِنُونَ 
Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah yang telah beriman di antara mereka: "Tahukah kamu bahwa Shaleh di utus (menjadi rasul) oleh Tuhannya?". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami beriman kepada wahyu, yang Shaleh diutus untuk menyampaikannya".
76قَالَ ٱلَّذِينَ ٱسۡتَكۡبَرُوٓاْ إِنَّا بِٱلَّذِيٓ ءَامَنتُم بِهِۦ كَٰفِرُونَ 
Orang-orang yang menyombongkan diri berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani itu".
77فَعَقَرُواْ ٱلنَّاقَةَ وَعَتَوۡاْ عَنۡ أَمۡرِ رَبِّهِمۡ وَقَالُواْ يَٰصَٰلِحُ ٱئۡتِنَا بِمَا تَعِدُنَآ إِن كُنتَ مِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ 
Kemudian mereka sembelih unta betina itu, dan mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhan. Dan mereka berkata: "Hai Shaleh, datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu kepada kami, jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang diutus (Allah)".
78فَأَخَذَتۡهُمُ ٱلرَّجۡفَةُ فَأَصۡبَحُواْ فِي دَارِهِمۡ جَٰثِمِينَ 
Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka.
Al-A'rafIndeks Quran
206Ayat
MakkiyahRevelation
76Ayat

Terjemah — Al-A'raf 76

Surat Ayat 76/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 74–78. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu