Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- الْمَلَأُ: Para pembesar dan pemuka kaum yang disegani.
- لَئِنِ اتَّبَعْتُمْ: Sungguh, jika kalian mengikuti.
- لَخَاسِرُونَ: Benar-benar orang-orang yang merugi (celaka).
Tafsir:
Ayat ini menggambarkan reaksi para pemuka kaum Nabi Syu'aib 'alaihissalam yang kufur dan menolak ajakan tauhid. Mereka adalah orang-orang yang sombong dan enggan meninggalkan kesyirikan serta kebiasaan buruk mereka, seperti curang dalam takaran dan timbangan. Ketika Nabi Syu'aib menyeru mereka untuk beribadah hanya kepada Allah dan meninggalkan praktik-praktik kezaliman, para pemuka itu justru memperingatkan pengikut mereka dengan nada mengancam: "Jika kalian mengikuti Syu'aib dan meninggalkan agama nenek moyang kalian, maka sungguh kalian akan menjadi orang-orang yang merugi dan celaka."
Mereka menganggap bahwa mengikuti kebenaran adalah suatu kerugian, padahal hakikatnya kerugian yang sebenarnya adalah berada dalam kekufuran dan kesesatan. Mereka berusaha menakut-nakuti orang-orang lemah agar tidak beriman, dengan cara memutarbalikkan fakta. Padahal, orang yang benar-benar rugi adalah mereka yang menolak petunjuk Allah dan tetap berada dalam kebatilan, baik di dunia maupun di akhirat.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, perhatikanlah bagaimana para penentang kebenaran selalu berusaha menghalangi manusia dari jalan Allah dengan berbagai cara, termasuk dengan menakut-nakuti dan mengancam. Namun yakinlah, bahwa mengikuti kebenaran—meskipun terkadang terasa berat dan ditentang banyak orang—adalah jalan keselamatan yang hakiki. Kerugian yang sebenarnya bukanlah ketika kita meninggalkan kemaksiatan atau kebiasaan buruk, melainkan ketika kita mati dalam keadaan kufur dan jauh dari rahmat Allah.
Jangan pernah takut dengan celaan atau ancaman orang-orang yang menentang kebenaran. Sebab, Allah bersama hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Sebagaimana Nabi Syu'aib dan para pengikutnya yang setia akhirnya diselamatkan oleh Allah dari azab yang menimpa kaum yang zalim, demikian pula orang-orang yang berpegang teguh pada agama Allah akan mendapatkan pertolongan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Maka, jadilah hamba yang teguh di atas kebenaran, karena itulah kunci keberuntungan yang sesungguhnya.
📜 Ayat 88-92 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 90
Surat Ayat 90/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 88–92. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








