An-Nazi'at · 46/46
Terjemah Transliterasi — An-Nazi'at
كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا ۝٤٦
Ka annahum Yawma yarawnahaa lam yalbasooo illaa `ashiyyatan aw duhaahaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • لَمْ يَلْبَثُوا: tidak tinggal lama / tidak berdiam lama.
  • عَشِيَّةً: waktu antara zuhur hingga terbenam matahari, atau sore hari.
  • ضُحَاهَا: waktu dhuha, yaitu waktu pagi setelah matahari naik hingga menjelang tengah hari.

Tafsir:

Wahai manusia yang merenungi ayat-ayat Allah, bayangkanlah betapa dahsyatnya hari Kiamat itu! Pada hari ketika orang-orang kafir dan semua manusia menyaksikan peristiwa besar tersebut dengan mata kepala mereka sendiri, mereka merasakan seolah-olah kehidupan dunia yang mereka lalui terasa begitu singkat, bagaikan hanya sesaat saja. Mereka seakan-akan tidak pernah berdiam di dunia melainkan hanya sekadar waktu sore hari, atau bahkan lebih singkat lagi, hanya sekadar waktu dhuha di pagi hari.

Betapa cepatnya waktu berlalu! Kehidupan dunia yang sering kali kita rasakan panjang dengan segala gemerlapnya, ternyata di hadapan dahsyatnya hari akhirat hanyalah bagaikan kedipan mata. Inilah gambaran yang Allah berikan agar kita merenung: dunia ini hanyalah persinggahan sementara, bukan tujuan akhir. Maka betapa ruginya orang yang menghabiskan usianya hanya untuk mengejar kesenangan dunia yang fana, namun melupakan bekal untuk kehidupan yang kekal abadi.

Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita jadikan kesadaran ini sebagai cambuk untuk memperbanyak amal saleh. Janganlah kita tertipu oleh panjangnya angan-angan dan lamanya waktu yang kita rasakan di dunia ini. Sesungguhnya hari Kiamat itu pasti datang, dan ketika ia tiba, kita akan merasakan betapa singkatnya hidup ini. Maka beruntunglah orang yang mengisi setiap detik kehidupannya dengan ketaatan kepada Allah, karena ia akan menyongsong hari itu dengan penuh ketenangan dan kebahagiaan.

Sebaliknya, celakalah orang yang lalai dan tenggelam dalam kemaksiatan, karena ia akan menyaksikan hari itu dengan penyesalan yang tiada berkesudahan. Semoga Allah SWT senantiasa membukakan hati kita untuk mengambil pelajaran dari ayat-ayat-Nya dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 44-46 — An-Nazi'at

44إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَاهَا
Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).
45إِنَّمَا أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَاهَا
Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit)
46كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا
Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
An-Nazi'atIndeks Quran
46Ayat
MakkiyahRevelation
46Ayat

Terjemah — An-Nazi'at 46

Surat An-Nazi'at Ayat 46 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan…

Surat Ayat 46/46 — An-Nazi'at النازعات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nazi'at Dengarkan, An-Nazi'at Terjemah, An-Nazi'at mp3, An-Nazi'at pdf. Ayat 44–46. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu