Al-Fajr · 18/30
Terjemah Transliterasi — Al-Fajr
وَلَا تَحَاضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ ۝١٨
Wa laa tahaaaddoona `alaata`aamil miskeen
📖 Arti Bahasa Indonesia
dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • تَحَاضُّونَ: Saling mendorong dan menganjurkan satu sama lain.
  • طَعَامِ الْمِسْكِينِ: Memberi makan kepada orang miskin yang tidak mampu mencukupi kebutuhan hidupnya.

Tafsir:

Ayat ini melanjutkan kecaman Allah terhadap perilaku manusia yang keliru dalam memahami hakikat kemuliaan dan kehinaan. Manusia menyangka bahwa kemuliaan itu diukur dengan harta dan kedudukan, padahal kemuliaan sejati adalah ketaatan kepada Allah. Di antara keburukan mereka adalah tidak saling menganjurkan untuk memberi makan kepada orang miskin. Padahal, memberi makan orang miskin adalah salah satu bentuk kepedulian sosial yang sangat dicintai Allah. Mereka sibuk dengan urusan dunia dan harta, sehingga lalai terhadap penderitaan saudara-saudaranya yang membutuhkan. Bahkan sebagian dari mereka enggan mengeluarkan hak orang lain dan tidak tergerak hatinya untuk membantu sesama.

Ayat ini mengajarkan kita bahwa keimanan bukan hanya hubungan vertikal dengan Allah, tetapi juga hubungan horizontal dengan sesama manusia. Islam sangat menekankan solidaritas sosial dan saling tolong-menolong dalam kebaikan. Orang yang beriman tidak akan tinggal diam melihat saudaranya kelaparan, tetapi akan berusaha semampunya untuk membantu, baik dengan memberi makan, menganjurkan orang lain untuk berbuat baik, atau setidaknya mendoakan.

Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat bahwa harta yang kita miliki adalah amanah dari Allah. Di dalam harta kita terdapat hak orang-orang yang membutuhkan. Dengan berbagi dan saling menganjurkan kebaikan, kita tidak hanya meringankan beban sesama, tetapi juga membersihkan hati kita dari sifat kikir dan menumbuhkan rasa kasih sayang. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang peka terhadap penderitaan orang lain dan senantiasa berlomba dalam kebaikan. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 16-20 — Al-Fajr

16وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku".
17كَلَّا ۖ بَل لَّا تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ
Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim,
18وَلَا تَحَاضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ
dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
19وَتَأْكُلُونَ التُّرَاثَ أَكْلًا لَّمًّا
dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil),
20وَتُحِبُّونَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّا
dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.
Al-FajrIndeks Quran
30Ayat
MakkiyahRevelation
18Ayat

Terjemah — Al-Fajr 18

Surat Al-Fajr Ayat 18 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,

Surat Ayat 18/30 — Al-Fajr الفجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Fajr Dengarkan, Al-Fajr Terjemah, Al-Fajr mp3, Al-Fajr pdf. Ayat 16–20. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu