Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَانتَقَمْنَا مِنْهُمْ: Kami menyiksa mereka dengan azab sebagai pembalasan atas kezaliman dan kekufuran mereka.
- وَإِنَّهُمَا: Yakni dua negeri tersebut, yaitu negeri kaum Luth (Sadum) dan negeri kaum Syu'aib (Madyan atau Aikah).
- لَبِإِمَامٍ مُّبِينٍ: "Imam" di sini bermakna jalan yang jelas dan terang, serta mudah dilalui orang.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan kisah kaum Luth dan kaum Syu'aib 'alaihimassalam, serta berbagai bentuk azab yang menimpa mereka, Allah menegaskan dalam ayat ini bahwa Dia telah membalas mereka dengan siksa yang setimpal atas kezaliman dan kedurhakaan mereka. Kaum Luth dibinasakan dengan dibaliknya negeri mereka dan dihujani batu dari tanah liat yang terbakar, sementara kaum Syu'aib (penduduk Aikah) ditimpa azab hari yang gelap dan gempa yang dahsyat.
Yang lebih menarik lagi, Allah menyebutkan bahwa kedua negeri yang telah dibinasakan itu berada di "imam mubin", yaitu jalan yang jelas dan terang yang selalu dilalui oleh manusia dalam perjalanan mereka. Maksudnya, bekas-bekas kehancuran kedua negeri itu masih dapat disaksikan oleh siapa saja yang melintasi jalur tersebut. Hal ini merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi umat manusia agar mereka mau mengambil ibrah dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Ayat ini juga menunjukkan keadilan Allah yang sempurna. Allah tidak pernah menzalimi hamba-hamba-Nya, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri dengan kekufuran dan kemaksiatan. Dan ketika azab itu datang, tidak ada seorang pun yang mampu menolaknya atau melarikan diri darinya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita betapa pentingnya mengambil pelajaran dari sejarah umat terdahulu. Allah tidak membinasakan suatu kaum kecuali setelah mereka melampaui batas dan menolak kebenaran yang dibawa oleh para rasul. Bekas-bekas kehancuran mereka masih ada hingga kini sebagai bukti nyata bahwa ancaman Allah itu benar.
Maka marilah kita senantiasa bersyukur atas nikmat iman dan Islam yang telah Allah karuniakan kepada kita. Janganlah kita bermain-main dengan perintah dan larangan Allah, karena azab-Nya sangat pedih. Jadikanlah Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup kita, dan perbanyaklah istighfar serta taubat kepada Allah sebelum datangnya hari yang tiada gunanya penyesalan. Semoga Allah senantiasa membimbing kita di jalan yang lurus dan menjauhkan kita dari azab yang pedih. Aamiin.
📜 Ayat 77-81 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 79
Surat Al-Hijr Ayat 79 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : maka Kami membinasakan mereka. Dan sesungguhnya kedua kota itu benar-benar…Surat Ayat 79/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 77–81. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








