Al-Anbiya · 38/112
Terjemah Transliterasi — Al-Anbiya
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ۝٣٨
Wa yaqooloona mataa haazal wa`du in kuntum saadiqeen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Mereka berkata: "Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekaIian adalah orang-orang yang benar?"

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • مَتَى: kata tanya yang berarti "kapan", digunakan untuk menanyakan waktu.
  • هَذَا الْوَعْدُ: "janji ini", yang dimaksud adalah janji tentang datangnya azab, hari kebangkitan, dan pembalasan yang telah diperingatkan oleh Nabi Muhammad ﷺ dan para pengikutnya.
  • إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ: "jika kalian benar-benar orang-orang yang jujur", yakni dalam klaim kalian bahwa hal itu akan terjadi.

Tafsir Ayat:

Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabarkan tentang sikap kaum kafir yang penuh dengan ejekan dan olok-olok. Mereka berkata dengan nada meremehkan dan mencemooh, "Kapan datangnya janji azab yang kalian ancamkan itu, wahai Muhammad dan para pengikutmu? Jika benar kalian orang-orang yang jujur dalam perkataan kalian, maka datangkanlah segera!"

Mereka menantang dengan penuh kesombongan dan keangkuhan, seakan-akan mereka tidak percaya sama sekali akan datangnya hari pembalasan. Mereka menganggap mustahil apa yang dijanjikan oleh Allah, padahal mereka sendiri menyaksikan kekuasaan Allah yang Maha Besar di langit dan di bumi. Mereka tidak mau merenungkan bahwa Allah yang menciptakan alam semesta ini dari tiada, pasti mampu untuk menghidupkan kembali manusia setelah mati.

Sungguh, sikap mereka ini adalah cerminan dari hati yang keras dan tertutup dari kebenaran. Mereka tidak mencari kebenaran, melainkan hanya mencari alasan untuk menolak dan mengolok-olok. Padahal, seandainya mereka mau membuka hati dan merenungkan, niscaya mereka akan menemukan bahwa janji Allah itu pasti benar dan tidak akan pernah terlambat maupun meleset.


Pesan Dakwah dan Pelajaran Berharga:

Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang adab seorang mukmin dalam menghadapi ejekan dan tantangan orang-orang yang ingkar. Janganlah kita tergesa-gesa atau berputus asa ketika melihat orang-orang kafir memperolok-olok agama kita. Ingatlah bahwa ejekan mereka itu sebenarnya adalah bukti kelemahan mereka, bukan kekuatan. Mereka tidak mampu membantah kebenaran dengan argumen, sehingga mereka memilih jalan ejekan dan olok-olok.

Allah Ta'ala dengan kasih sayang-Nya menunda azab itu bukan karena lemah, tetapi karena memberi kesempatan kepada hamba-hamba-Nya untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Ini adalah rahmat yang sangat besar! Maka, gunakanlah kesempatan hidup ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang menyesal di akhirat nanti ketika azab itu benar-benar datang, karena pada saat itu penyesalan tidak lagi berguna.

Marilah kita perbanyak istighfar dan taubat, serta bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kita hidayah untuk mengenal kebenaran. Dan janganlah kita ragu sedikit pun akan janji Allah, karena janji Allah itu pasti dan tidak akan pernah diingkari. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala meneguhkan hati kita di atas iman dan Islam, serta menjauhkan kita dari sikap orang-orang yang suka mengingkari kebenaran. Aamiin.



📜 Ayat 36-40 — Al-Anbiya

36وَإِذَا رَآكَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِن يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًا أَهَٰذَا الَّذِي يَذْكُرُ آلِهَتَكُمْ وَهُم بِذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ هُمْ كَافِرُونَ
Dan apahila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok. (Mereka mengatakan): "Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhan-mu?", padahal mereka adaIah orang-orang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pemurah.
37خُلِقَ الْإِنسَانُ مِنْ عَجَلٍ ۚ سَأُرِيكُمْ آيَاتِي فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ
Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.
38وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Mereka berkata: "Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekaIian adalah orang-orang yang benar?"
39لَوْ يَعْلَمُ الَّذِينَ كَفَرُوا حِينَ لَا يَكُفُّونَ عَن وُجُوهِهِمُ النَّارَ وَلَا عَن ظُهُورِهِمْ وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ
Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (di mana) mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari muka mereka dan (tidak pula) dari punggung mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka tiada meminta disegerakan).
40بَلْ تَأْتِيهِم بَغْتَةً فَتَبْهَتُهُمْ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ رَدَّهَا وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ
Sebenarnya (azab) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.
Al-AnbiyaIndeks Quran
112Ayat
MakkiyahRevelation
38Ayat

Terjemah — Al-Anbiya 38

Surat Al-Anbiya Ayat 38 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka berkata: "Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekaIian…

Surat Ayat 38/112 — Al-Anbiya الأنبياء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anbiya Dengarkan, Al-Anbiya Terjemah, Al-Anbiya mp3, Al-Anbiya pdf. Ayat 36–40. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu