Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- قُلْ : Katakanlah (wahai Nabi Muhammad).
- لِمَنِ الْأَرْضُ : Milik siapakah bumi ini.
- وَمَن فِيهَا : Dan semua makhluk yang ada di dalamnya.
- إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ : Jika kalian benar-benar mengetahui.
Tafsir:
Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada orang-orang musyrik yang mengingkari hari kebangkitan dan keesaan Allah, sebuah pertanyaan yang akan membungkam mereka dan membuka mata hati mereka: "Milik siapakah bumi ini dan seluruh isinya, baik manusia, hewan, tumbuhan, maupun segala sesuatu yang ada di dalamnya, jika kalian benar-benar mengetahui?"
Pertanyaan ini adalah sebuah tantangan yang tegas kepada akal sehat mereka. Karena sesungguhnya, di dalam lubuk hati mereka yang paling dalam, mereka semua mengakui bahwa bumi dan seisinya ini adalah milik Allah semata. Tidak ada seorang pun yang berani mengklaim bahwa bumi ini miliknya, atau milik berhala-berhala yang mereka sembah. Mereka tahu, dan bahkan orang-orang musyrik itu sendiri akan menjawab dengan jujur bahwa semuanya adalah milik Allah.
Dengan pertanyaan ini, Allah hendak mengajak mereka untuk merenung sejenak. Jika mereka mengakui bahwa bumi dan seisinya adalah milik Allah, lalu mengapa mereka masih mempersekutukan-Nya? Mengapa mereka mengingkari hari kebangkitan, padahal Pemilik alam semesta ini Maha Kuasa untuk menghidupkan kembali apa yang telah mati? Jika Allah mampu menciptakan bumi yang begitu luas beserta seluruh isinya dari ketiadaan, maka menghidupkan kembali manusia setelah mati adalah perkara yang jauh lebih mudah bagi-Nya.
Pertanyaan ini juga merupakan pengingat yang lembut namun tegas, bahwa segala sesuatu yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan. Harta, keluarga, dan bahkan tubuh kita sendiri adalah milik Allah. Maka, sudah sepantasnya kita tunduk dan patuh kepada Pemilik segala sesuatu, dan mempersiapkan diri untuk menghadap-Nya di hari akhir nanti.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah metode dakwah yang sangat indah: yaitu berdialog dengan hati nurani. Allah tidak langsung menghardik, tetapi mengajukan pertanyaan yang jawabannya sudah tertanam dalam fitrah manusia. Ini adalah cara yang bijaksana untuk mengajak orang kembali kepada kebenaran.
Marilah kita renungkan, betapa agungnya Allah yang memiliki bumi dan seisinya ini. Di saat kita merasa memiliki sesuatu, ingatlah bahwa semuanya hanyalah titipan dari-Nya. Dengan menyadari hal ini, hati kita akan menjadi lapang, tidak sombong, dan selalu bersyukur. Dan yang terpenting, kita akan semakin yakin bahwa Allah yang memiliki segalanya pasti mampu membangkitkan kita kembali untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatan. Maka, mari kita jadikan keyakinan ini sebagai pendorong untuk senantiasa berbuat baik dan menjauhi segala larangan-Nya, agar kita termasuk golongan yang beruntung di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 82-86 — Al-Mu'minun
Terjemah — Al-Mu'minun 84
Surat Al-Mu'minun Ayat 84 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya,…Surat Ayat 84/118 — Al-Mu'minun المؤمنون (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mu'minun Dengarkan, Al-Mu'minun Terjemah, Al-Mu'minun mp3, Al-Mu'minun pdf. Ayat 82–86. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








