Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Arsyul 'Azhiim: Singgasana (kursi kerajaan) Allah yang maha besar, yang merupakan makhluk ciptaan Allah yang paling agung dan paling tinggi, jauh melampaui seluruh alam semesta.
Tafsir:
Wahai Nabi Muhammad, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang mengingkari keesaan Allah: "Siapakah Tuhan yang menciptakan, mengatur, dan menguasai tujuh lapis langit yang terbentang luas ini? Dan siapakah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung, yaitu makhluk terbesar dan tertinggi yang tidak ada satu pun makhluk yang menandingi keagungannya?"
Pertanyaan ini diajukan bukan karena Allah tidak mengetahui jawabannya, melainkan untuk membungkam mereka dan membangkitkan hati nurani mereka. Sebab, mereka sendiri sebenarnya mengakui bahwa yang menciptakan dan mengatur seluruh alam semesta ini hanyalah Allah semata. Namun, keangkuhan dan kesombongan mereka menghalangi mereka untuk mengakui kebenaran tauhid.
Renungkanlah wahai saudaraku! Jika kita melihat ke langit yang membentang tanpa tiang, dengan bintang-bintang yang bertaburan, bulan dan matahari yang beredar pada porosnya, maka akal yang sehat pasti akan sampai pada kesimpulan bahwa semua ini ada yang menciptakan dan mengaturnya. Tidak mungkin alam semesta yang begitu megah ini terjadi dengan sendirinya atau diciptakan oleh berhala-berhala yang mereka sembah.
Arsy yang agung adalah bukti kebesaran Allah yang tak terhingga. Sebagaimana seorang raja yang agung memiliki singgasana yang megah, maka Allah Yang Maha Agung memiliki Arsy yang jauh melampaui gambaran manusia. Ini menunjukkan bahwa Allah adalah Raja di atas segala raja, Penguasa mutlak atas seluruh ciptaan-Nya.
Ayat ini mengajak kita untuk merenungkan kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya yang maha luas. Semakin dalam kita merenungkan keagungan langit dan Arsy, semakin kita menyadari betapa kecil dan lemahnya diri kita di hadapan Allah. Namun, justru di situlah letak keindahan iman: kita merasa rendah di hadapan Allah, tetapi kita dimuliakan oleh-Nya dengan menjadi hamba-hamba-Nya yang beriman.
Marilah kita senantiasa menghadirkan kebesaran Allah dalam hati kita, agar kita tidak pernah sombong dan tidak pernah lalai dari mengingat-Nya. Sebab, hanya dengan mengenal kebesaran Allah, hati kita akan tenang dan jiwa kita akan damai.
📜 Ayat 84-88 — Al-Mu'minun
Terjemah — Al-Mu'minun 86
Surat Al-Mu'minun Ayat 86 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Siapakah Yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya…Surat Ayat 86/118 — Al-Mu'minun المؤمنون (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mu'minun Dengarkan, Al-Mu'minun Terjemah, Al-Mu'minun mp3, Al-Mu'minun pdf. Ayat 84–88. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








