Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- بِمُعَذَّبِينَ: orang-orang yang akan diazab atau disiksa.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan perkataan orang-orang kafir yang mendustakan para rasul. Mereka dengan angkuh dan sombongnya berkata: "Dan kami sekali-kali tidak akan diazab." Mereka mengingkari adanya hari pembalasan dan hari kiamat. Mereka menganggap bahwa kehidupan ini hanyalah kehidupan dunia semata, mereka hidup lalu mati, dan tidak ada kebangkitan setelah kematian, tidak ada hisab (perhitungan amal), dan tidak ada azab bagi mereka yang berbuat dosa dan kemaksiatan.
Mereka menganggap bahwa apa yang mereka lakukan — berupa kekufuran, kemusyrikan, dan perbuatan dosa — hanyalah mengikuti tradisi nenek moyang mereka, dan mereka merasa aman dari azab Allah. Padahal sesungguhnya mereka berada dalam kesesatan yang nyata, dan apa yang mereka katakan hanyalah prasangka dan angan-angan kosong belaka.
Ayat ini merupakan bantahan terhadap keyakinan batil mereka, sekaligus peringatan keras bahwa azab Allah itu pasti datang bagi orang-orang yang mendustakan rasul-Nya dan tetap berada dalam kekufuran. Allah Maha Kuasa untuk mengazab siapa saja yang Dia kehendaki, dan tidak ada seorang pun yang dapat menghindar dari azab-Nya.
Hikmah dan Pelajaran:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, betapa banyak di antara kita yang tertipu oleh kehidupan dunia dan merasa aman dari azab Allah. Mereka hidup dalam kelalaian, bermaksiat kepada Allah, dan menganggap bahwa kematian adalah akhir dari segalanya. Padahal sesungguhnya setelah kematian ada kehidupan akhirat yang kekal, di mana setiap amal perbuatan akan diperhitungkan dengan seadil-adilnya.
Ayat ini mengajarkan kita untuk tidak tertipu oleh penundaan azab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penyantun, tetapi apabila azab-Nya datang, tidak ada seorang pun yang dapat menolaknya. Maka marilah kita kembali kepada Allah, memperbaiki diri, dan menjauhi segala larangan-Nya. Janganlah kita menjadi seperti orang-orang kafir yang berkata "kami tidak akan diazab", karena perkataan itu hanyalah tipu daya setan yang menjerumuskan mereka ke dalam kebinasaan.
Ingatlah, saudaraku, bahwa kehidupan dunia ini hanyalah persinggahan sementara. Kehidupan yang kekal adalah kehidupan akhirat. Maka beruntunglah orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan celakalah orang-orang yang mendustakan hari pembalasan. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan dijauhkan dari azab-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 136-140 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 138
Surat Asy-Syu'ara Ayat 138 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan kami sekali-kali tidak akan di "azab".Surat Ayat 138/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 136–140. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








