Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- يُفْسِدُونَ (yufsidūn): membuat kerusakan, melakukan tindakan yang merusak.
- فِي الْأَرْضِ (fil-ardh): di muka bumi, di tengah-tengah kehidupan manusia.
- لَا يُصْلِحُونَ (lā yushlihūn): tidak melakukan perbaikan, tidak berbuat kebaikan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan dengan jelas ciri-ciri orang-orang yang durhaka dan celaka, yaitu mereka yang gemar berbuat kerusakan di muka bumi tanpa pernah sedikit pun berusaha untuk memperbaikinya. Mereka adalah para pembuat dosa dan kemaksiatan yang terus-menerus, menyebarkan kebatilan, kezaliman, dan kekacauan di tengah masyarakat. Mereka tidak pernah merasa cukup dengan kejahatan yang dilakukan, bahkan semakin tenggelam dalam kesesatan dan keangkuhan.
Mereka ini adalah orang-orang yang telah melampaui batas dalam berbuat dosa, mengikuti hawa nafsu semata, dan menolak kebenaran yang disampaikan oleh para rasul. Mereka tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga merusak tatanan kehidupan sosial, menyebarkan fitnah, dan menghalangi manusia dari jalan Allah. Yang lebih menyedihkan, mereka tidak pernah berusaha untuk memperbaiki diri dengan taubat, tidak mau kembali kepada ketaatan, dan tidak peduli dengan akibat buruk dari perbuatan mereka.
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan bahwa mereka adalah golongan yang tidak akan pernah membawa kebaikan bagi bumi dan penghuninya. Kerusakan yang mereka lakukan bukanlah kerusakan kecil yang mudah diperbaiki, melainkan kerusakan besar yang berakar dari kekufuran dan kemaksiatan yang dilakukan secara terus-menerus.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini menjadi peringatan keras bagi kita semua agar menjauhi sifat-sifat perusak ini. Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang senantiasa membawa manfaat dan perbaikan di muka bumi, bukan mereka yang menjadi sumber kerusakan dan kehancuran.
Marilah kita introspeksi diri: sudahkah kita menjadi pribadi yang memperbaiki bumi dengan keimanan, ketaatan, dan akhlak mulia? Atau justru kita termasuk golongan yang lalai dan bahkan ikut merusak dengan perbuatan dosa yang kita lakukan sehari-hari?
Ingatlah, setiap kebaikan sekecil apa pun akan dibalas oleh Allah, dan setiap kerusakan sekecil apa pun akan dihisab. Jadilah pribadi yang membawa rahmat bagi sekitar, yang memperbaiki apa yang rusak, dan yang selalu berusaha menebar kebaikan di mana pun berada. Karena sesungguhnya, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.
Semoga Allah menjauhkan kita dari golongan perusak dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa berbuat ishlah (perbaikan) di muka bumi. Aamiin.
📜 Ayat 150-154 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 152
Surat Asy-Syu'ara Ayat 152 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan".Surat Ayat 152/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 150–154. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








