Asy-Syu'ara · 47/227
Terjemah Transliterasi — Asy-Syu'ara
قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ الْعَالَمِينَ ۝٤٧
Qaalooo aamannaa bi Rabbil `aalameen
📖 Arti Bahasa Indonesia
mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Āmannā: Kami beriman, membenarkan dengan sepenuh hati.
  • Rabb al-'Ālamīn: Tuhan yang menguasai, memelihara, dan mendidik seluruh alam semesta beserta isinya.

Tafsir:

Setelah para penyihir istana Fir'aun menyaksikan mukjizat Nabi Musa 'alaihissalam — tongkatnya berubah menjadi ular besar yang menelan seluruh tali dan tongkat mereka — mereka pun tersentak dan sadar. Mereka tahu betul bahwa apa yang mereka lakukan hanyalah sihir belaka, tipuan mata yang bisa dibongkar. Namun apa yang ditunjukkan Musa bukanlah sihir, melainkan kebenaran yang nyata dari Allah.

Maka dengan penuh keyakinan, mereka langsung bersujud dan berkata: "Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam." Mereka tidak lagi ragu, tidak menunda-nunda, dan tidak takut dengan ancaman Fir'aun yang kejam. Mereka meninggalkan kesombongan dan pengakuan ketuhanan Fir'aun, lalu tunduk kepada Rabb yang sebenarnya — Tuhan yang mencipta, mengatur, dan memelihara seluruh makhluk.

Ayat ini mengajarkan kita bahwa hidayah Allah bisa datang kepada siapa saja yang hatinya jujur mencari kebenaran. Para penyihir itu tadinya musuh Musa, tetapi karena keikhlasan mereka dalam mencari fakta, Allah membukakan pintu iman. Mereka tidak mempertahankan kedudukan, harta, atau pujian Fir'aun. Mereka memilih kebenaran meski harus menghadapi risiko besar.

Saudaraku, renungkanlah! Jika hati kita terbuka untuk menerima kebenaran, maka Allah akan memudahkan jalan kita menuju iman. Jangan biarkan kesombongan, gengsi, atau kepentingan dunia menghalangi kita untuk tunduk kepada Allah. Sebagaimana para penyihir itu mendapatkan kemuliaan dengan iman mereka, kita pun akan mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan hakiki jika kita bersungguh-sungguh beriman kepada Rabb seluruh alam.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 45-49 — Asy-Syu'ara

45فَأَلْقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ
Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
46فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سَاجِدِينَ
Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah),
47قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ الْعَالَمِينَ
mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,
48رَبِّ مُوسَىٰ وَهَارُونَ
(yaitu) Tuhan Musa dan Harun".
49قَالَ آمَنتُمْ لَهُ قَبْلَ أَنْ آذَنَ لَكُمْ ۖ إِنَّهُ لَكَبِيرُكُمُ الَّذِي عَلَّمَكُمُ السِّحْرَ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُونَ ۚ لَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُم مِّنْ خِلَافٍ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ
Fir'aun berkata: "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya".
Asy-Syu'araIndeks Quran
227Ayat
MakkiyahRevelation
47Ayat

Terjemah — Asy-Syu'ara 47

Surat Asy-Syu'ara Ayat 47 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,

Surat Ayat 47/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 45–49. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu