Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Mukmin: Orang yang beriman kepada Allah, membenarkan rasul-rasul-Nya, dan mengamalkan ajaran-Nya dengan penuh ketaatan.
- Fasik: Orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah, melanggar perintah-Nya, dan mendustakan hari pembalasan.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala bertanya kepada kita dengan pertanyaan yang menggugah hati: "Apakah orang yang beriman itu sama dengan orang yang fasik?" Pertanyaan ini mengandung makna yang sangat dalam—mengajak kita merenungkan hakikat keadilan Allah dan perbedaan yang nyata antara dua golongan manusia.
Orang yang beriman adalah mereka yang hatinya dipenuhi cahaya keimanan, yang menjadikan Allah sebagai tujuan hidupnya, yang taat kepada perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Mereka adalah pribadi-pribadi yang hidupnya penuh ketenangan karena yakin akan janji Allah, baik janji pahala maupun janji azab. Mereka beramal dengan ikhlas, beribadah dengan khusyuk, dan berakhlak mulia dalam kesehariannya.
Adapun orang yang fasik adalah mereka yang keluar dari jalan ketaatan, yang hatinya telah tertutup dari kebenaran, yang mendustakan hari akhir, dan yang lebih mengutamakan hawa nafsu daripada petunjuk Allah. Mereka hidup dalam kegelapan, jauh dari rahmat Allah, dan selalu merasa gelisah karena tidak memiliki pegangan iman yang kokoh.
Allah menegaskan dengan tegas: "Mereka tidaklah sama" —tidak sama di sisi Allah, tidak sama dalam kehidupan mereka di dunia, dan tidak sama pula dalam balasan yang akan mereka terima di akhirat kelak. Ayat ini tidak hanya berbicara tentang satu orang mukmin dan satu orang fasik, tetapi mencakup seluruh kaum mukminin dan seluruh kaum fasikin. Semua orang beriman akan mendapat kemuliaan dan surga, sementara semua orang fasik akan mendapat kehinaan dan azab.
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah panggilan bagi kita semua untuk merenungkan posisi kita: Di manakah kita berada? Apakah kita termasuk golongan mukmin yang berbahagia, atau golongan fasik yang merugi? Allah tidak pernah menzalimi hamba-Nya; setiap orang akan menuai apa yang ia tanam. Maka marilah kita perkuat iman kita, perbaiki amal kita, dan jauhi segala bentuk kefasikan, agar kita termasuk orang-orang yang tidak sama dengan mereka yang merugi, dan agar kita meraih kebahagiaan hakiki di sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Adil dan tidak akan menyia-nyiakan amal hamba-Nya yang beriman.
📜 Ayat 16-20 — As-Sajdah
Terjemah — As-Sajdah 18
Surat As-Sajdah Ayat 18 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? Mereka…Surat Ayat 18/30 — As-Sajdah السجدة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Sajdah Dengarkan, As-Sajdah Terjemah, As-Sajdah mp3, As-Sajdah pdf. Ayat 16–20. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








