Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- وَنَادَيْنَاهُ (Dan Kami memanggilnya): Yaitu panggilan yang penuh kasih sayang dari Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada Nabi Ibrahim 'alaihissalam.
- أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (Wahai Ibrahim): Panggilan langsung dari Allah yang menunjukkan kedekatan dan kemuliaan.
Tafsir:
Dalam ayat yang penuh keagungan ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan momen yang sangat mengharukan dalam sejarah kenabian. Ketika Nabi Ibrahim 'alaihissalam telah berserah diri sepenuhnya untuk melaksanakan perintah Allah yang sangat berat — yaitu menyembelih putra kesayangannya, Nabi Ismail 'alaihissalam — dan beliau telah membaringkan putranya untuk melaksanakan perintah tersebut, maka pada saat itulah Allah memanggilnya dengan panggilan yang penuh kemuliaan: "Wahai Ibrahim!"
Panggilan ini datang pada saat yang paling kritis, ketika Nabi Ibrahim telah membuktikan ketaatan dan kepasrahannya yang total kepada Allah. Beliau tidak ragu, tidak bimbang, dan tidak mundur sedikit pun dari perintah Tuhannya. Maka Allah yang Maha Mengetahui isi hati hamba-Nya yang setia ini berfirman memanggilnya dengan penuh kelembutan.
Ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya, dan setiap ujian yang dijalani dengan kesabaran dan keikhlasan akan berujung pada pertolongan Allah. Sebagaimana Nabi Ibrahim yang hampir saja melaksanakan perintah yang sangat berat itu, Allah kemudian menggantinya dengan kebaikan yang lebih besar — seekor sembelihan yang agung sebagai tebusan.
Saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah betapa indahnya hubungan antara seorang hamba dengan Tuhannya. Ketika kita benar-benar ikhlas dan berserah diri kepada Allah dalam menghadapi ujian hidup, maka Allah tidak akan pernah membiarkan kita sendirian. Dia akan memanggil kita dengan pertolongan-Nya, sebagaimana Dia memanggil Nabi Ibrahim di saat-saat tersulit dalam hidupnya.
Panggilan "Wahai Ibrahim" ini juga menunjukkan bahwa Allah senantiasa memperhatikan hamba-hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya. Tidak ada satu pun pengorbanan yang sia-sia di sisi Allah. Setiap tetes keringat, setiap air mata, dan setiap kesabaran yang kita lakukan karena Allah akan diganjar dengan balasan yang tiada tara.
Maka jadilah hamba yang senantiasa taat dan berserah diri kepada Allah, niscaya Allah akan senantiasa bersama kita dalam setiap langkah kehidupan. Sebagaimana Dia menyelamatkan Nabi Ibrahim dari ujian yang sangat berat, Dia pun akan menyelamatkan kita dari segala kesulitan dengan cara yang tidak pernah kita duga sebelumnya.
📜 Ayat 102-106 — As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 104
Surat As-Saffat Ayat 104 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,Surat Ayat 104/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 102–106. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








