Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- إِنَاثًا (inātsan): Berhala-berhala yang mereka beri nama dengan nama-nama perempuan, seperti Lāt, ‘Uzzā, dan Manāt.
- مَرِيدًا (marīdan): Setan yang durhaka, membangkang, dan telah melampaui batas dalam kejahatan serta pembangkangannya kepada Allah.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menyingkap hakikat sesungguhnya dari apa yang disembah oleh orang-orang musyrik. Allah ﷻ berfirman bahwa mereka yang menyembah selain Allah itu sebenarnya tidaklah menyembah sesuatu yang bermanfaat atau pun memberi mudarat. Mereka hanyalah menyembah berhala-berhala bisu yang mereka beri nama dengan nama-nama perempuan seperti Lāt, ‘Uzzā, dan Manāt. Padahal berhala-berhala itu hanyalah batu-batu mati yang tidak mendengar, tidak melihat, tidak mampu menolong, dan tidak pula mampu mencelakakan.
Yang lebih dalam lagi, Allah ﷻ menyingkap tabir bahwa sesungguhnya di balik penyembahan berhala itu, mereka sebenarnya hanyalah mengikuti dan menyembah setan yang durhaka, yaitu Iblis yang telah membangkang terhadap perintah Tuhannya. Setan itulah yang membisikkan dan menghiasi perbuatan syirik itu sehingga tampak indah di mata mereka. Maka siapa yang menyembah selain Allah, hakikatnya dia telah tunduk kepada setan yang terkutuk, tanpa ia sadari.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa hinanya keadaan orang yang menyembah selain Allah. Mereka meninggalkan Dzat Yang Maha Kuasa lagi Maha Pemberi rezeki, lalu tunduk kepada makhluk yang lemah dan bahkan kepada setan yang durhaka. Padahal Allah ﷻ adalah satu-satunya yang berhak disembah, yang memiliki segala kesempurnaan, yang memberi manfaat dan menolak mudarat, serta yang mengatur seluruh urusan alam ini.
Marilah kita renungkan, betapa besar nikmat Islam yang telah Allah karuniakan kepada kita. Kita tidak termasuk golongan yang tersesat dalam kegelapan syirik. Maka sudah sepantasnya kita bersyukur dengan cara memperkuat keimanan dan ketauhidan kita, menjauhi segala bentuk kesyirikan baik yang besar maupun yang kecil, serta memperbanyak amal saleh sebagai bukti cinta kita kepada Allah ﷻ.
Janganlah kita tertipu oleh bisikan setan yang selalu berusaha menyesatkan anak cucu Adam. Sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi kita. Maka jadikanlah Al-Qur'an dan Sunnah sebagai pedoman hidup, niscaya kita akan selamat di dunia dan akhirat. Semoga Allah ﷻ meneguhkan hati kita di atas iman dan Islam hingga akhir hayat. Aamiin.
📜 Ayat 115-119 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 117
Surat Ayat 117/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 115–119. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








