Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- تَسْتَتِرُونَ: kalian bersembunyi atau menutup diri (dengan tabir atau dinding) saat melakukan perbuatan dosa.
- يَشْهَدَ عَلَيْكُمْ: menjadi saksi atas kalian (anggota tubuh yang berbicara dan memberikan kesaksian).
- سَمْعُكُمْ: pendengaran kalian.
- أَبْصَارُكُمْ: penglihatan kalian (mata).
- جُلُودُكُمْ: kulit-kulit kalian.
- ظَنَنتُمْ: kalian menyangka/menduga dengan dugaan yang keliru.
Tafsir Lengkap:
Wahai manusia yang durhaka, ingatlah! Dahulu ketika kalian melakukan perbuatan dosa dan maksiat, kalian berusaha bersembunyi di balik dinding-dinding dan tabir-tabir agar tidak ada yang melihat perbuatan kalian. Namun, kalian tidak pernah membayangkan bahwa suatu saat nanti pendengaran kalian, penglihatan kalian, dan bahkan kulit-kulit kalian sendiri akan menjadi saksi atas segala perbuatan itu di hadapan Allah pada Hari Kiamat. Kalian mengira bahwa anggota tubuh ini hanya diam dan tidak akan berbicara, padahal Allah Maha Kuasa untuk membuat semuanya bersaksi.
Akan tetapi, persoalan yang lebih mendasar bukanlah sekadar ketidaktahuan kalian tentang kesaksian anggota tubuh itu. Yang lebih parah adalah kalian memiliki keyakinan yang keliru dan sangat berbahaya, yaitu kalian menyangka bahwa Allah tidak mengetahui banyak hal dari apa yang kalian kerjakan. Kalian mengira bahwa Allah lalai atau tidak memperhatikan perbuatan-perbuatan dosa yang kalian lakukan secara sembunyi-sembunyi. Kalian mengira bahwa ada sebagian perbuatan yang luput dari pengetahuan Allah. Sungguh, ini adalah prasangka yang sangat buruk dan menyesatkan!
Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Tidak ada satu pun perbuatan yang luput dari pengetahuan-Nya, sekecil apa pun. Prasangka buruk inilah yang menyebabkan kalian berani berbuat dosa tanpa rasa takut, dan pada akhirnya prasangka itu pula yang membinasakan kalian dan menjerumuskan kalian ke dalam api neraka.
Saudaraku, renungkanlah! Betapa besarnya kasih sayang Allah kepada kita. Allah mengingatkan kita melalui ayat ini agar kita tidak terjerumus dalam prasangka buruk yang sama. Janganlah kita pernah meremehkan pengetahuan Allah. Setiap langkah, setiap bisikan hati, setiap gerakan yang kita lakukan, semuanya tercatat dan diketahui oleh Allah. Jika kita menyadari hal ini, maka kita akan senantiasa berhati-hati dalam setiap perbuatan, dan kita akan terdorong untuk selalu berbuat kebaikan dan menjauhi larangan-Nya.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pelajaran berharga agar kita tidak pernah berprasangka buruk kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat, Maha Mendengar, dan Maha Mengetahui segala sesuatu. Ketika kita menyadari bahwa Allah selalu bersama kita dan mengetahui setiap perbuatan kita, maka hati kita akan dipenuhi rasa malu untuk berbuat dosa, dan kita akan bersemangat untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada-Nya. Semoga Allah melindungi kita dari prasangka buruk dan menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa bertakwa. Aamiin.
📜 Ayat 20-24 — Fussilat
Terjemah — Fussilat 22
Surat Fussilat Ayat 22 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan…Surat Ayat 22/54 — Fussilat فصلت (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Fussilat Dengarkan, Fussilat Terjemah, Fussilat mp3, Fussilat pdf. Ayat 20–24. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








