Al-Maidah · 85/120
Terjemah Transliterasi — Surat Al-Maidah
فَأَثَابَهُمُ اللَّهُ بِمَا قَالُوا جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ جَزَاءُ الْمُحْسِنِينَ ۝٨٥
Fa asaabahumul laahu bimaa qaaloo Jannnaatin tajree min tahtihal anhaaru khaalideena feehaa; wa zaalika jazaaa`ul muhsineen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka Allah memberi mereka pahala terhadap perkataan yang mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya. Dan itulah balasan (bagi) orang-orang yang berbuat kebaikan (yang ikhlas keimanannya).

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Fa'atsābahum = Maka Allah memberi pahala/ganjaran kepada mereka.
  • Jannāt = Surga-surga (taman-taman yang penuh kenikmatan).
  • Tajrī min tahtihā al-anhār = Mengalir di bawahnya sungai-sungai.
  • Khālidīna fīhā = Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
  • Jazā' al-muhsinīn = Balasan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan (ihsan).

Tafsir Ayat:

Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan doa dan permohonan orang-orang Nasrani yang beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ—yaitu ketika mereka mendengar Al-Qur'an, hati mereka luluh, air mata mereka mengalir, dan mereka berkata, "Kami beriman kepada Allah dan saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang Muslim"—maka ayat ini menjelaskan balasan agung yang Allah siapkan untuk mereka.

Allah ﷻ membalas mereka atas ucapan mereka yang penuh keimanan dan ketulusan itu dengan surga-surga yang mengalir di bawah istana-istana dan pepohonannya sungai-sungai yang jernih dan menyejukkan. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, tidak akan keluar darinya dan tidak akan dipindahkan ke tempat lain. Itulah balasan bagi orang-orang yang berbuat ihsan—yakni mereka yang ikhlas dalam beramal, jujur dalam beriman, dan mengikuti kebenaran dengan sepenuh hati tanpa ragu dan tanpa syarat.

Perhatikanlah keindahan ayat ini! Allah tidak hanya menyebut "pahala", tetapi Dia menyebut "atsāba" (memberi pahala) yang menunjukkan bahwa balasan itu pasti dan sempurna. Allah juga tidak menyebut surga secara umum, tetapi menjelaskan bahwa di dalamnya ada sungai-sungai yang mengalir—ini adalah gambaran kenikmatan yang hidup, segar, dan abadi. Dan yang lebih indah lagi, Allah mengaitkan balasan ini dengan sifat "al-muhsinīn"—orang-orang yang berbuat baik—bukan sekadar "orang-orang yang beriman". Ini mengajarkan kita bahwa keimanan harus dibuktikan dengan kebaikan dalam perkataan dan perbuatan.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah bagaimana Allah Subhanahu wa Ta'ala menghargai sekecil apa pun kebaikan hamba-Nya. Mereka yang tadinya berada dalam kesesatan, ketika hati mereka terbuka menerima kebenaran dan mereka mengucapkan kalimat iman dengan tulus, Allah langsung membalas mereka dengan surga yang penuh kenikmatan. Ini menunjukkan betapa luasnya rahmat dan kasih sayang Allah.

Ayat ini juga mengajarkan kita bahwa hidayah itu milik Allah—Dia memberikannya kepada siapa saja yang Dia kehendaki, tanpa memandang suku, bangsa, atau latar belakang. Maka janganlah pernah merasa sombong dengan keimanan kita, dan janganlah berputus asa dari rahmat Allah bagi siapa pun yang belum mendapat hidayah. Teruslah berdoa dan berusaha menyampaikan kebenaran dengan hikmah dan kelembutan, karena bisa jadi orang yang kita dakwahi akan menjadi lebih baik dari kita di sisi Allah.

Marilah kita berusaha menjadi hamba-hamba yang muhsin—yang berbuat baik dalam segala hal: baik dalam ibadah kepada Allah, baik dalam muamalah dengan sesama, dan baik dalam perkataan maupun perbuatan. Karena balasan Allah bagi orang-orang yang berbuat baik tidak pernah sia-sia. Sungguh, surga dengan sungai-sungai yang mengalir di bawahnya adalah janji yang pasti bagi mereka yang beriman dan berbuat ihsan. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan mereka. Aamiin.



📜 Ayat 83-87 — Surat Al-Maidah

83وَإِذَا سَمِعُوا مَا أُنزِلَ إِلَى الرَّسُولِ تَرَىٰ أَعْيُنَهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوا مِنَ الْحَقِّ ۖ يَقُولُونَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Quran) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad s. a. w.).
84وَمَا لَنَا لَا نُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَمَا جَاءَنَا مِنَ الْحَقِّ وَنَطْمَعُ أَن يُدْخِلَنَا رَبُّنَا مَعَ الْقَوْمِ الصَّالِحِينَ
Mengapa kami tidak akan beriman kepada Allah dan kepada kebenaran yang datang kepada kami, padahal kami sangat ingin agar Tuhan kami memasukkan kami ke dalam golongan orang-orang yang saleh?".
85فَأَثَابَهُمُ اللَّهُ بِمَا قَالُوا جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ جَزَاءُ الْمُحْسِنِينَ
Maka Allah memberi mereka pahala terhadap perkataan yang mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya. Dan itulah balasan (bagi) orang-orang yang berbuat kebaikan (yang ikhlas keimanannya).
86وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ
Dan orang-orang kafir serta mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka.
87يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Al-MaidahIndeks Quran
120Ayat
MadaniyahRevelation
85Ayat

Terjemah — Al-Maidah 85

Surat Al-Maidah Ayat 85 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka Allah memberi mereka pahala terhadap perkataan yang mereka ucapkan,…

Surat Ayat 85/120 — Surat Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Surat Al-Maidah Dengarkan, Surat Al-Maidah Terjemah, Surat Al-Maidah mp3, Surat Al-Maidah pdf. Ayat 83–87. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Monday, September 7, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu