Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- *Inqalabū*: kembali atau pulang.
- *Fakihīn*: dalam keadaan gembira, senang, dan puas (terkadang juga berarti orang yang bersenda gurau dan memperolok-olok).
Tafsir:
Ayat yang mulia ini menggambarkan keadaan para pelaku kejahatan dan orang-orang kafir di dunia. Apabila mereka kembali kepada keluarga dan kerabat mereka, mereka kembali dengan perasaan gembira dan bangga. Mereka merasa senang dengan apa yang mereka lakukan, yaitu berupa kekufuran, ejekan, dan hinaan terhadap orang-orang beriman. Mereka tidak merasa bersalah atau berdosa; bahkan mereka menjadikan ejekan dan hinaan itu sebagai bahan canda dan gurauan di tengah-tengah keluarga mereka. Mereka pulang dengan hati yang lapang dan penuh kesombongan, seolah-olah mereka telah melakukan sesuatu yang hebat, padahal sebenarnya mereka tenggelam dalam kesesatan dan kebodohan.
Betapa berbedanya keadaan mereka dengan keadaan orang-orang mukmin yang selalu merasa takut dan khawatir akan amalannya, serta selalu berusaha untuk taat kepada Allah. Orang-orang kafir itu justru berbangga dengan kemaksiatan dan ejekan mereka. Padahal, ejekan dan hinaan itu tidak akan mengurangi sedikit pun kemuliaan orang-orang beriman di sisi Allah. Justru merekalah yang akan menanggung akibat buruk dari perbuatan mereka di akhirat kelak.
Renungkanlah, wahai saudaraku, bagaimana Allah menggambarkan kebahagiaan mereka yang semu dan sementara. Mereka tertawa dan gembira di dunia dengan menghina hamba-hamba Allah yang saleh, tetapi di akhirat nanti, keadaan akan berbalik total. Orang-orang berimanlah yang akan tersenyum bahagia di dalam surga, sementara mereka akan merasakan kehinaan dan penyesalan yang tiada berkesudahan.
Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua: janganlah sekali-kali kita merasa bangga dengan perbuatan dosa atau merasa senang ketika menghina orang lain, terutama orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Kebahagiaan sejati bukanlah terletak pada ejekan atau kesenangan dunia yang fana, melainkan pada ketenangan hati dalam ketaatan kepada Allah dan kedekatan diri kepada-Nya. Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat-sifat orang-orang yang zalim dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang berbahagia di dunia dan akhirat. Aamiin.
📜 Ayat 29-33 — Al-Mutaffifin
Terjemah — Al-Mutaffifin 31
Surat Al-Mutaffifin Ayat 31 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan apabila orang-orang yang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka…Surat Ayat 31/36 — Al-Mutaffifin المطففين (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mutaffifin Dengarkan, Al-Mutaffifin Terjemah, Al-Mutaffifin mp3, Al-Mutaffifin pdf. Ayat 29–33. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








