Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- سَكَرًا (sakaran): minuman yang memabukkan (khamr) yang menghilangkan akal.
- رِزْقًا حَسَنًا (rizqan hasanan): rezeki yang baik dan halal, seperti kurma, anggur, kismis, dan makanan-makanan lezat lainnya yang diambil dari buah-buahan tersebut.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, di antara nikmat Allah yang agung yang Dia karuniakan kepada kalian adalah buah-buahan dari pohon kurma dan anggur. Dari keduanya kalian dapat mengambil berbagai macam manfaat. Sebelum diharamkannya khamr, sebagian orang menjadikan buah-buahan ini sebagai minuman yang memabukkan (sakar), namun kemudian Allah mengharamkannya karena mudaratnya yang besar bagi akal dan kehidupan manusia. Di sisi lain, dari buah-buahan yang sama kalian juga memperoleh rezeki yang baik dan halal, seperti kurma segar (ruthab), kurma kering (tamar), anggur segar, kismis, cuka, dan tetesan manis (dibis) yang menjadi makanan lezat dan bergizi bagi manusia.
Sungguh, dalam penciptaan dan pengaturan Allah terhadap pohon-pohon ini—yang tumbuh dari tanah, disiram air, lalu menghasilkan buah-buahan yang beragam manfaatnya—terdapat bukti yang sangat jelas tentang kebesaran Allah, kekuasaan-Nya, dan kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Ini adalah tanda yang hanya dapat dipahami oleh orang-orang yang mau menggunakan akalnya, merenungkan ciptaan Allah, dan mengambil pelajaran darinya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku, lihatlah bagaimana Allah Yang Maha Pencipta menghadirkan dari sebatang pohon yang tumbuh dari tanah yang sama, buah-buahan yang beraneka rasa, warna, dan manfaat. Ini semua adalah bukti cinta Allah kepada kita. Ketika Allah mengharamkan khamr, itu bukanlah pembatasan yang menyempitkan, melainkan rahmat yang melindungi akal, harta, dan kehormatan kita. Sebagai gantinya, Allah membuka pintu rezeki yang halal dan baik yang jauh lebih bermanfaat bagi tubuh dan jiwa.
Maka marilah kita senantiasa bersyukur atas nikmat-nikmat Allah, menjauhi segala yang diharamkan, dan menggunakan akal kita untuk merenungkan tanda-tanda kebesaran-Nya. Karena orang yang berakal sehat adalah orang yang menjadikan alam semesta ini sebagai jendela untuk mengenal Sang Pencipta, dan menjadikan setiap nikmat sebagai jalan untuk semakin dekat kepada-Nya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang berakal dan bersyukur.
📜 Ayat 65-69 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 67
Surat An-Nahl Ayat 67 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang…Surat Ayat 67/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 65–69. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








