Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Subhanahu (سُبْحَانَهُ): Maha Suci Allah dari segala kekurangan dan hal-hal yang tidak layak bagi keagungan-Nya.
- Qanitun (قَانِتُونَ): Taat, tunduk, dan patuh dengan penuh kerendahan diri.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabarkan tentang perkataan batil yang diucapkan oleh sebagian golongan manusia di masa lalu. Orang-orang Yahudi di Madinah mengatakan bahwa 'Uzair adalah putra Allah, orang-orang Nasrani di Najran mengatakan bahwa Al-Masih (Nabi Isa) adalah putra Allah, dan orang-orang musyrik Arab mengatakan bahwa para malaikat adalah putri-putri Allah. Maha Suci Allah dari semua ucapan dusta dan batil ini!
Allah Maha Suci dan Maha Tinggi dari sifat membutuhkan anak. Sesungguhnya yang membutuhkan anak hanyalah makhluk yang lemah dan membutuhkan penerus. Adapun Allah, Dia Maha Kaya dan tidak membutuhkan seorang pun. Justru seluruh alam semesta ini adalah milik-Nya, menjadi hamba dan budak-Nya. Segala yang ada di langit dan di bumi semuanya tunduk di bawah kekuasaan dan pengaturan-Nya. Semua makhluk, baik yang taat maupun yang ingkar, semuanya tunduk kepada kehendak dan ketetapan-Nya. Orang-orang mukmin tunduk dengan ketaatan dan keikhlasan, sementara orang-orang kafir tunduk di bawah kekuasaan dan pemaksaan-Nya.
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang kemurnian akidah Islam. Kita tidak boleh menisbatkan sesuatu yang tidak layak kepada Allah, seperti memiliki anak atau sekutu. Allah Maha Suci dan Maha Tinggi dari segala sesuatu yang tidak pantas bagi keagungan-Nya.
Marilah kita renungkan kebesaran Allah yang memiliki seluruh langit dan bumi beserta isinya. Jika seluruh alam semesta ini adalah milik-Nya dan semua makhluk tunduk kepada-Nya, maka betapa bodohnya orang yang mengaku-ngaku memiliki hubungan istimewa dengan Allah tanpa dasar yang benar. Yang paling mulia di sisi Allah hanyalah orang yang paling bertakwa, bukan karena nasab atau keturunan.
Ayat ini juga mengajak kita untuk senantiasa mensucikan Allah dalam setiap keadaan. Ketika kita mendengar perkataan batil tentang Allah, kita hendaknya segera mengucapkan "Subhanallah" dan menjauhkan diri dari perkataan tersebut. Semoga Allah menjaga hati kita dari keyakinan-keyakinan yang menyimpang dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang qanitun (taat dan tunduk) kepada-Nya dalam setiap keadaan. Aamiin.
📜 Ayat 114-118 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 116
Surat Al-Baqarah Ayat 116 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah,…Surat Ayat 116/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 114–118. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








