Asy-Syu'ara · 180/227
Terjemah Transliterasi — Asy-Syu'ara
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ ۝١٨٠
Wa maaa as`alukum `alaihi min ajrin in ajriya illaa `alaa Rabbil `aalameen
📖 Arti Bahasa Indonesia
dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Ajar (أَجْرٍ): upah, imbalan, atau balasan.
  • Rabbul 'Alamin (رَبِّ الْعَالَمِينَ): Tuhan yang memelihara dan menguasai seluruh alam semesta beserta isinya.

Tafsir:

Dalam ayat yang mulia ini, Nabi Syu'aib 'alaihissalam kembali menegaskan kepada kaumnya bahwa dakwah yang beliau sampaikan sama sekali bukan untuk kepentingan duniawi. Beliau tidak meminta imbalan, upah, atau balasan apa pun dari mereka atas usaha beliau menyampaikan risalah Allah. Dakwah beliau murni ikhlas karena Allah semata.

Sungguh, inilah kemuliaan akhlak para nabi dan rasul. Mereka tidak pernah menjadikan dakwah sebagai ladang rezeki atau sarana mencari keuntungan dunia. Mereka hanya mengharap pahala dan ganjaran dari Allah, Tuhan semesta alam. Seandainya mereka menginginkan harta atau kedudukan, niscaya mereka akan memilih jalan yang lebih mudah. Namun, mereka memilih jalan yang penuh cobaan dan rintangan demi menyelamatkan umat manusia dari kesesatan.

Ayat ini juga mengajarkan kepada kita sebuah prinsip agung dalam berdakwah dan beramal: keikhlasan. Ketika kita berbuat baik, mengajak kepada kebaikan, atau menyampaikan ilmu, hendaknya kita tidak mengharapkan balasan dari manusia. Cukuplah Allah sebagai saksi dan pemberi balasan yang paling adil. Balasan dari Allah jauh lebih baik, lebih kekal, dan lebih berharga daripada sekadar pujian atau imbalan duniawi yang fana.

Renungkanlah wahai saudaraku, betapa mulianya jiwa para nabi yang tidak pernah mengeluh dan tidak pernah mengharap imbalan dari umatnya. Mereka hanya berharap rahmat dan ridha Allah. Maka, sudah sepantasnya kita meneladani mereka dalam setiap langkah dakwah dan amal kebaikan kita. Jadikanlah niat kita murni karena Allah, niscaya Allah akan melipatgandakan pahala kita dan memberkahi usaha kita. Sungguh, Allah tidak pernah menyia-nyiakan amal hamba-Nya yang ikhlas.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 178-182 — Asy-Syu'ara

178إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu.
179فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
180وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ
dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
181۞ أَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُخْسِرِينَ
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan;
182وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ
dan timbanglah dengan timbangan yang lurus.
Asy-Syu'araIndeks Quran
227Ayat
MakkiyahRevelation
180Ayat

Terjemah — Asy-Syu'ara 180

Surat Asy-Syu'ara Ayat 180 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu;…

Surat Ayat 180/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 178–182. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu