Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- أَزْلَفْنَا: Kami dekatkan.
- ثَمَّ: Di sana, yaitu di tempat terbelahnya laut.
- الْآخَرِينَ: Mereka adalah Fir'aun beserta bala tentaranya (kaum Qibthi).
Tafsir Ayat:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menyelamatkan Nabi Musa 'alaihis salam beserta kaumnya dengan membelah lautan, maka pada ayat ini Allah menjelaskan bahwa Dia mendekatkan Fir'aun dan pasukannya ke tempat tersebut. Mereka digiring menuju laut yang telah terbelah itu, mengikuti jejak Bani Israil tanpa menyadari bahwa itu adalah jebakan dan kebinasaan bagi mereka.
Allah Ta'ala dengan kekuasaan dan kehendak-Nya menjadikan mereka sampai ke dasar laut yang telah kering itu. Mereka mengira jalan itu aman dan mudah dilalui, padahal di balik itu semua telah menanti kehancuran total bagi mereka. Ketika mereka telah berada di tengah-tengah laut, maka Allah menutup kembali air laut itu di atas mereka, sehingga mereka semua tenggelam dan binasa.
Ini adalah salah satu bukti kekuasaan Allah yang Maha Besar. Allah mampu menyelamatkan hamba-hamba-Nya yang beriman dan membinasakan musuh-musuh-Nya yang sombong. Fir'aun yang mengaku sebagai tuhan, dengan segala kesombongan dan keangkuhannya, akhirnya ditenggelamkan di tempat yang sama yang menjadi jalan keselamatan bagi orang-orang beriman.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah bagaimana Allah memperlakukan hamba-hamba-Nya. Ketika Musa dan pengikutnya berada dalam keadaan terjepit antara laut di depan dan musuh di belakang, Allah membuka jalan yang tidak pernah terbayangkan oleh akal manusia. Laut yang selama ini menjadi penghalang, tiba-tiba menjadi jalan yang kering untuk mereka lewati.
Namun bagi Fir'aun dan bala tentaranya, laut yang sama menjadi kuburan yang membinasakan. Ini menunjukkan bahwa pertolongan Allah itu nyata bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa. Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang berserah diri kepada-Nya.
Maka wahai saudaraku, jadikanlah kisah ini sebagai penguat keyakinanmu bahwa Allah selalu bersama orang-orang yang beriman. Ketika engkau berada dalam kesulitan, yakinlah bahwa Allah pasti memberikan jalan keluar. Dan ketika orang-orang zalim itu tampak jaya, ingatlah bahwa azab Allah itu pasti datang, hanya saja tidak diketahui kapan waktunya.
Marilah kita senantiasa memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah, agar kita termasuk golongan yang mendapatkan pertolongan dan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang bersyukur dan sabar dalam menghadapi segala ujian kehidupan.
📜 Ayat 62-66 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 64
Surat Asy-Syu'ara Ayat 64 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.Surat Ayat 64/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 62–66. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








