Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- افترى: Mengada-adakan kebohongan, membuat-buat perkataan dusta.
- الظالمون: Orang-orang yang zalim, yaitu yang menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya, khususnya di sini bermakna zalim terhadap diri sendiri.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah ﷻ menjelaskan kebenaran melalui kitab-kitab-Nya yang diturunkan kepada para rasul, termasuk Taurat yang di dalamnya terdapat hukum-hukum Allah yang jelas, maka Allah menegaskan bahwa siapa pun yang setelah itu masih berani mengada-adakan kebohongan atas nama Allah — seperti klaim sebagian Ahli Kitab bahwa Allah mengharamkan makanan tertentu atas Yakub ‘alaihissalam padahal itu murni keputusan pribadi Yakub karena uzur atau sakit, bukan perintah Allah — maka merekalah orang-orang yang benar-benar zalim.
Kezaliman mereka bukan hanya terhadap Allah dengan mendustakan nama-Nya, tetapi juga terhadap diri mereka sendiri. Mereka telah menutup mata dari kebenaran yang sudah terang benderang, memilih kebatilan padahal hujjah (bukti) telah tegak, dan menolak petunjuk padahal jalan telah jelas. Mereka tidak berlaku adil dalam menyikapi kebenaran, karena keangkuhan dan hawa nafsu telah membutakan hati mereka.
Ayat ini juga mengandung pelajaran berharga bagi kita semua: bahwa berdusta atas nama Allah — baik dalam bentuk fatwa tanpa ilmu, takwil yang menyimpang, maupun klaim syariat yang tidak bersumber dari wahyu — adalah sebesar-besar kezaliman. Allah Maha Mengetahui segala yang kita ucapkan dan persaksikan, dan tidak ada seorang pun yang dapat lolos dari hisab-Nya.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa indahnya Islam yang mengajarkan kita untuk senantiasa jujur dan berhati-hati dalam berbicara, terlebih lagi ketika berbicara atas nama Allah dan agama-Nya. Janganlah kita termasuk golongan yang disebut dalam ayat ini, yang setelah kebenaran datang justru memutarbalikkan fakta. Jadilah hamba yang adil terhadap diri sendiri dengan menerima kebenaran di mana pun ia berada, karena kebenaran itu milik Allah dan akan selalu selaras dengan akal yang sehat serta hati yang bersih. Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang berkata benar, beramal ikhlas, dan berpegang teguh pada petunjuk-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 92-96 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 94
Surat Ali Imran Ayat 94 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka barangsiapa mengada-adakan dusta terhadap Allah sesudah itu, maka merekalah…Surat Ayat 94/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 92–96. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








