Mishary Rashid Alafasy
✓
Mahmoud Khalil Al-Husary
✓
Abdurrahman As-Sudais
✓
Mohamed Siddiq Al-Minshawi
✓
Abdul Basit Abdul Samad
✓
Ali Al-Hudhaify
✓
Ahmed ibn Ali al-Ajamy
✓
Abu Bakr Ash-Shaatree
✓
Muhammad Ayyoub
✓
Abdullah Basfar
✓
Abdullah Al-Juhani
✓
Maher Al Muaiqly
✓
Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- عَجِبْتَ (kamu heran): Yakni merasa takjub dan heran terhadap sesuatu yang di luar kebiasaan.
- يَسْخَرُونَ (mereka mengejek): Yakni menghina, meremehkan, dan memperolok-olokkan.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah ﷺ, sungguh engkau merasa sangat heran terhadap sikap kaum musyrik yang mendustakan hari kebangkitan, padahal bukti-bukti kekuasaan Allah telah tampak jelas di hadapan mereka. Mereka menyaksikan bagaimana Allah menghidupkan bumi yang mati, menumbuhkan tanaman dari biji yang kering, dan menciptakan langit serta bumi dengan segala keagungan-Nya. Namun setelah semua bukti itu tegak, mereka tetap saja enggan beriman.
Yang lebih mengherankan lagi, mereka justru mengejek dan memperolok-olokkanmu ketika engkau menyampaikan kabar tentang hari kebangkitan. Mereka menertawakan perkataanmu, seakan-akan mustahil bagi Allah untuk menghidupkan kembali manusia setelah mereka menjadi tanah. Padahal Allah yang menciptakan mereka dari tiada, tentu Maha Kuasa pula untuk mengembalikan mereka setelah mati.
Sungguh, keherananmu itu adalah keheranan yang wajar, karena tidak ada alasan bagi mereka untuk mengingkari kebenaran setelah bukti-bukti yang begitu nyata. Namun ejekan mereka itu sebenarnya hanya menunjukkan kebodohan dan kesombongan mereka sendiri. Mereka tidak menyadari bahwa apa yang mereka olok-olokkan itu pasti akan terjadi, dan kelak mereka akan mengetahui akibat dari perbuatan mereka.
Hikmah dan Pelajaran:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita bahwa seorang pendakwah yang menyampaikan kebenaran pasti akan menghadapi ejekan dan cemoohan dari orang-orang yang menentangnya. Namun janganlah hal itu menyurutkan langkah kita. Rasulullah ﷺ pun mengalami hal yang sama, bahkan lebih berat, namun beliau tetap sabar dan istiqamah dalam menyampaikan risalah.
Ketika kita melihat orang-orang yang mengejek kebenaran, ingatlah bahwa ejekan mereka itu sebenarnya adalah bukti bahwa kita berada di atas kebenaran. Sebagaimana para nabi terdahulu juga diejek oleh kaumnya. Allah Ta'ala berfirman: *"Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka azab yang selalu mereka perolok-olokkan."* (QS. Al-An'am: 10)
Maka bersabarlah, teruslah berbuat baik, dan serahkan urusanmu kepada Allah. Karena kemenangan itu pasti datang bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa. Jangan pernah merasa kecil karena diejek, sebab kemuliaan sejati ada di sisi Allah, bukan di mata manusia.
📜 Ayat 10-14 — Surat As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 12
Surat As-Saffat Ayat 12 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Bahkan kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan…Surat Ayat 12/182 — Surat As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Surat As-Saffat Dengarkan, Surat As-Saffat Terjemah, Surat As-Saffat mp3, Surat As-Saffat pdf. Ayat 10–14. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Surat As-Saffat
Al-Quran
Wednesday, September 30, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu


