Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- حُيِّيتُم (kalian diberi penghormatan): berasal dari kata *tahiyyah*, yaitu ucapan salam atau penghormatan yang disampaikan seseorang kepada orang lain.
- بِتَحِيَّةٍ (dengan suatu penghormatan): mencakup ucapan salam seperti *assalamu'alaikum* dan bentuk penghormatan lainnya yang lazim di tengah masyarakat.
- فَحَيُّوا (maka balaslah penghormatan itu): perintah untuk membalas penghormatan tersebut.
- بِأَحْسَنَ مِنْهَا (dengan yang lebih baik darinya): yaitu membalas dengan lafaz yang lebih sempurna dan wajah yang lebih berseri.
- أَوْ رُدُّوهَا (atau balaslah dengan yang semisal): yaitu membalas dengan ucapan yang setara tanpa dikurangi.
- حَسِيبًا (Maha Menghitung/Maha Membalas): Allah memperhitungkan segala amal hamba-Nya dan memberikan balasan yang setimpal.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, apabila seseorang memberikan salam atau penghormatan kepada kalian—baik dengan ucapan *assalamu'alaikum* maupun bentuk sapaan hormat lainnya—maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik darinya. Misalnya, jika seseorang mengucapkan *assalamu'alaikum*, maka balaslah dengan *wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh*. Ini adalah tingkatan yang paling utama dan paling sempurna.
Akan tetapi, jika kalian tidak mampu membalas dengan yang lebih baik, maka minimal balaslah dengan ucapan yang setara, tidak kurang dari apa yang disampaikan kepada kalian. Membalas dengan yang lebih baik adalah sunnah yang sangat dianjurkan, karena hal ini menumbuhkan rasa cinta, menghilangkan kebencian, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Menghitung segala sesuatu. Tidak ada satu pun perbuatan hamba-Nya yang luput dari pengawasan-Nya, termasuk ucapan salam yang kalian sampaikan maupun yang kalian balas. Setiap kebaikan sekecil apa pun akan dibalas dengan balasan yang berlipat ganda, dan setiap amal akan dihisab dengan adil pada hari kiamat nanti.
Ayat ini mengajarkan kita sebuah adab mulia dalam pergaulan sehari-hari. Islam adalah agama yang menjunjung tinggi akhlak dan kasih sayang. Dengan membalas salam dengan lebih baik, kita meneladani para malaikat yang ketika Nabi Adam 'alaihissalam mengucapkan salam, mereka menjawab: *"Assalamu'alaika warahmatullah"* — mereka menambahkan *warahmatullah* sebagai balasan yang lebih baik.
Saudaraku, betapa indahnya ajaran Islam ini! Sebuah ucapan sederhana seperti salam ternyata memiliki nilai ibadah yang besar di sisi Allah. Maka janganlah kita bakhil dalam membalas kebaikan orang lain. Sebarkanlah salam dengan tulus, dan balaslah setiap penghormatan dengan yang lebih indah. Dengan begitu, hati-hati akan bersatu, persaudaraan akan semakin erat, dan keberkahan akan turun dalam kehidupan kita. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa menjaga adab dan akhlak mulia ini. Aamiin.
📜 Ayat 84-88 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 86
Surat Ayat 86/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 84–88. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








