Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Jannāt: Kebun-kebun yang subur dan indah, dipenuhi pepohonan yang rindang dan buah-buahan.
- ‘Uyūn: Mata air yang memancar dan mengalir deras, sumber kehidupan bagi tanaman dan manusia.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta’ala menggambarkan betapa banyaknya nikmat yang telah ditinggalkan oleh Fir’aun dan kaumnya ketika mereka ditenggelamkan di lautan. Mereka meninggalkan kebun-kebun yang hijau nan permai, mata air yang senantiasa mengalir, serta segala kemewahan dunia yang selama ini mereka banggakan. Padahal, mereka mengira harta dan kekuasaan itu akan kekal selamanya, namun ternyata semua itu sirna dalam sekejap.
Ayat ini menjadi pelajaran berharga bagi kita: betapa rapuhnya kehidupan dunia dan betapa cepatnya kenikmatan itu bisa hilang. Fir’aun yang bergelimang harta dan kekuasaan, dengan istana megah dan taman-taman yang indah, tidak mampu menolak azab Allah ketika datang. Semua yang mereka cintai itu justru menjadi saksi atas kehancuran mereka.
Renungkanlah wahai saudaraku! Janganlah kita terlena dengan gemerlap dunia yang sementara ini. Gunakanlah nikmat Allah untuk ketaatan, bukan untuk kesombongan dan kemaksiatan. Ingatlah bahwa setiap kenikmatan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Semoga Allah menjadikan kita hamba yang pandai bersyukur dan tidak tertipu oleh kemewahan dunia yang fana.
📜 Ayat 23-27 — Ad-Dukhan
Terjemah — Ad-Dukhan 25
Surat Ad-Dukhan Ayat 25 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan,Surat Ayat 25/59 — Ad-Dukhan الدخان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ad-Dukhan Dengarkan, Ad-Dukhan Terjemah, Ad-Dukhan mp3, Ad-Dukhan pdf. Ayat 23–27. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








