Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Al-Ghaib: Segala sesuatu yang tersembunyi dari pengetahuan makhluk, baik yang berkaitan dengan masa lalu, masa kini, maupun masa depan, yang hanya diketahui oleh Allah Ta'ala.
- Yaktubūn: Mereka menuliskan apa yang mereka ketahui dari hal-hal gaib tersebut untuk disampaikan kepada manusia.
Tafsir:
Ayat yang mulia ini melanjutkan bantahan Allah terhadap kaum musyrik yang mengingkari kebenaran Al-Qur'an dan kenabian Muhammad ﷺ. Allah berfirman: "Apakah di sisi mereka ada ilmu tentang hal-hal yang gaib, sehingga mereka mampu menuliskan dan memberitahukan kepada manusia apa yang akan terjadi, lalu mereka menetapkan hukum berdasarkan pengetahuan tersebut?"
Tentu saja tidak! Ini adalah pertanyaan yang mengandung sanggahan tegas. Tidak ada seorang pun di alam semesta ini yang memiliki pengetahuan tentang perkara gaib, baik yang berkaitan dengan takdir, hari kiamat, maupun hal-hal yang tersembunyi di langit dan di bumi, kecuali hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala semata. Bahkan para nabi dan malaikat pun tidak mengetahui hal gaib kecuali sekadar yang Allah wahyukan dan perlihatkan kepada mereka.
Kaum musyrik Quraisy yang menuduh Nabi ﷺ sebagai penyihir atau penyair, dan mengklaim bahwa mereka bisa mengetahui kebenaran dengan cara mereka sendiri, sebenarnya tidak memiliki dasar pengetahuan apa pun. Mereka hanya berandai-andai dan menebak-nebak tanpa bukti. Seandainya mereka benar-benar memiliki pengetahuan gaib, tentu mereka akan mengetahui bahwa risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ adalah kebenaran yang pasti menang, dan mereka akan beriman sebelum datangnya azab.
Ayat ini juga mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran berharga: bahwa manusia hendaknya tidak sombong dengan pengetahuan yang dimilikinya, karena pengetahuan manusia sangatlah terbatas. Kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi esok hari, apa yang ada di dalam rahim, atau kapan datangnya kematian. Hanya Allah yang Maha Mengetahui segala sesuatu. Maka, sudah sepantasnya kita merendahkan diri di hadapan Allah, berserah diri kepada-Nya, dan tidak mengklaim sesuatu yang bukan hak kita.
Sebagai seorang muslim, keyakinan ini harus tertanam kuat dalam hati kita. Kita percaya bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, dan kita tidak perlu risau dengan perkataan orang-orang yang mengaku mengetahui masa depan atau hal-hal gaib. Cukuplah Allah sebagai tempat kita bertawakal dan memohon petunjuk. Sungguh, di dalam Al-Qur'an dan sunnah terdapat petunjuk yang sempurna untuk kebahagiaan dunia dan akhirat, tanpa perlu kita mencari tahu hal-hal yang tidak Allah beritahukan kepada kita.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk senantiasa meningkatkan keimanan kita kepada Allah, mengikuti petunjuk Rasulullah ﷺ, dan menjauhi segala bentuk kesyirikan serta klaim-klaim palsu tentang pengetahuan gaib. Karena keselamatan dan kebahagiaan sejati hanya ada pada iman dan amal saleh.
📜 Ayat 39-43 — At-Tur
Terjemah — At-Tur 41
Surat At-Tur Ayat 41 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang gaib lalu…Surat Ayat 41/49 — At-Tur الطور (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Tur Dengarkan, At-Tur Terjemah, At-Tur mp3, At-Tur pdf. Ayat 39–43. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








