Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- اسْتَغْفِرْ لَنَا : Mohonkanlah ampunan untuk kami kepada Allah.
- خَاطِئِينَ : Orang-orang yang berbuat dosa dan kesalahan, bukan sekadar keliru, tetapi sengaja melanggar.
Tafsir Ayat:
Setelah bertahun-tahun berpisah, ketika tabir kesedihan tersingkap dan Yusuf 'alaihissalam telah memaafkan saudara-saudaranya, mereka pun tersadar akan betapa besarnya dosa yang telah mereka lakukan. Dengan hati yang hancur dan penyesalan yang mendalam, mereka menghadap ayah mereka, Nabi Ya'qub 'alaihissalam, seraya berkata: "Wahai ayah kami, mohonkanlah ampunan untuk kami atas dosa-dosa kami. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah dan telah berbuat aniaya terhadap Yusuf dan saudaranya."
Mereka tidak meminta ampun langsung kepada Allah, melainkan meminta perantaraan doa dari ayah mereka, karena mereka meyakini bahwa doa seorang nabi lebih mustajab dan lebih dekat kepada Allah. Permintaan ini menunjukkan kerendahan hati dan pengakuan tulus atas kesalahan yang telah mereka perbuat. Mereka tidak membela diri atau mencari alasan, tetapi terus terang mengakui bahwa mereka telah menjadi orang-orang yang berbuat khilaf dan dosa.
Ini adalah pelajaran berharga tentang adab bertaubat: mengakui kesalahan dengan jujur, menyesali perbuatan dengan sungguh-sungguh, dan berusaha mencari wasilah yang baik untuk mendapatkan ampunan Allah.
Hikmah dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, lihatlah bagaimana para nabi dan orang-orang saleh mengajarkan kita tentang kejujuran dalam bertaubat. Mereka tidak malu mengakui kesalahan di hadapan orang tua mereka, karena mereka tahu bahwa pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja yang kembali kepada Allah dengan hati yang bersih.
Ayat ini mengajarkan kita bahwa tidak ada manusia yang sempurna dan terbebas dari dosa. Yang membedakan adalah bagaimana kita menyikapi dosa tersebut. Apakah kita terus tenggelam dalam kesalahan, ataukah kita bangkit, mengakui, dan memohon ampunan?
Islam adalah agama yang indah, ia tidak pernah menutup pintu harapan. Selama kita masih bernafas, selama itu pula pintu taubat terbuka lebar. Allah berfirman: *"Katakanlah: 'Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.'"* (Az-Zumar: 53).
Maka marilah kita jadikan kisah ini sebagai cermin. Jika saudara-saudara Yusuf yang telah berbuat sangat keji pun diampuni Allah karena taubat mereka yang tulus, maka betapa besar pula rahmat Allah bagi kita yang ingin kembali kepada-Nya. Jangan pernah ragu untuk meminta ampunan, dan jangan pernah merasa terlalu hina untuk bertaubat. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan Dia mencintai hamba-hamba-Nya yang sering memohon ampunan kepada-Nya.
📜 Ayat 95-99 — Yusuf
Terjemah — Yusuf 97
Surat Yusuf Ayat 97 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka berkata: "Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap…Surat Ayat 97/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 95–99. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








