Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- ʿiḍīn (عِضِينَ): bentuk jamak dari kata ʿuḍwah (عُضْوَة), artinya bagian-bagian atau potongan-potongan. Maknanya mereka memecah-memecah Al-Qur'an menjadi beberapa bagian, lalu memberikan penilaian yang berbeda-beda terhadap setiap bagiannya sesuai hawa nafsu mereka.
Tafsir:
Ayat yang mulia ini menggambarkan sikap buruk orang-orang musyrik yang memecah-belah Al-Qur'an. Mereka menjadikan kitab suci ini sebagai sesuatu yang terpotong-potong, tidak mereka terima secara utuh. Sebagian mereka mengatakan bahwa Al-Qur'an adalah sihir, sebagian lagi mengatakan itu tenung (perdukunan), dan sebagian yang lain mengatakannya sebagai syair. Mereka menilai Al-Qur'an bukan berdasarkan kebenaran, melainkan mengikuti hawa nafsu dan keinginan mereka semata.
Mereka tidak mau merenungkan isi Al-Qur'an yang penuh hikmah dan petunjuk. Padahal Al-Qur'an adalah kitab yang sempurna, tidak ada kebatilan di dalamnya, baik dari depan maupun dari belakang. Ia diturunkan oleh Allah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji. Namun mereka justru memecah-mecahnya dan memberikan penilaian yang keliru, semata-mata untuk menghalangi manusia dari jalan petunjuk.
Sungguh, sikap seperti ini adalah bentuk kedzaliman yang nyata. Mereka menolak kebenaran yang jelas dan memilih kesesatan. Padahal Al-Qur'an adalah cahaya yang menerangi kegelapan, obat bagi hati, dan petunjuk menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku kaum muslimin, marilah kita renungkan bersama. Al-Qur'an adalah kitab yang agung, diturunkan oleh Allah sebagai rahmat bagi seluruh alam. Ia bukanlah sihir, bukan tenung, dan bukan pula syair. Ia adalah firman Allah yang penuh mukjizat, yang tidak mampu ditandingi oleh siapa pun hingga hari kiamat.
Betapa indahnya jika kita menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup yang utuh, tidak memilah-milahnya sesuai keinginan kita. Kita terima seluruh ajarannya dengan penuh keimanan dan ketundukan. Kita baca, kita renungkan, kita amalkan, dan kita dakwahkan kepada orang lain. Dengan begitu, kita akan merasakan manisnya iman dan ketenangan hati yang hakiki.
Jauhilah sikap orang-orang yang memecah-belah Al-Qur'an, baik dengan penilaian yang keliru maupun dengan mengamalkan sebagian dan meninggalkan sebagian lainnya. Sesungguhnya Allah telah berfirman bahwa Al-Qur'an ini akan menjadi syafaat bagi pembacanya dan saksi atas orang yang meninggalkannya.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mencintai Al-Qur'an, mengamalkannya, dan mendapat syafaatnya di hari kiamat kelak. Aamiin.
📜 Ayat 89-93 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 91
Surat Ayat 91/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 89–93. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








