Al-Haqqah · 27/52
Terjemah Transliterasi — Al-Haqqah
يَا لَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَ ۝٢٧
Yaa laitahaa kaanatil qaadiyah
📖 Arti Bahasa Indonesia
Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Yā laitahā: Ungkapan penyesalan dan harapan yang mustahil terwujud.
  • Al-Qāḍiyah: Kematian yang memutus segala urusan dan tidak ada kebangkitan setelahnya.

Tafsir Ayat:

Ayat ini menggambarkan penyesalan yang sangat mendalam dari seseorang yang menerima catatan amalnya dengan tangan kiri. Ia berharap dengan sepenuh hati agar kematian yang pernah ia alami di dunia dahulu adalah kematian yang terakhir dan final—kematian yang memutus segala urusan tanpa ada kehidupan kembali. Ia tidak ingin dibangkitkan lagi untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya yang buruk.

Ungkapan "Yā laitahā kānatil-qāḍiyah" adalah jeritan jiwa yang penuh keputusasaan. Ia menyadari betapa celakanya dirinya, dan berangan-angan bahwa kematian yang ia rasakan di dunia adalah akhir dari segalanya, sehingga ia tidak perlu merasakan siksa yang jauh lebih pedih di akhirat. Namun, harapan itu sia-sia belaka karena Allah telah menetapkan hari kebangkitan sebagai kepastian yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun.

Penyesalan ini menjadi pelajaran berharga bagi kita yang masih hidup di dunia. Betapa pentingnya memanfaatkan setiap detik kehidupan untuk beribadah dan berbuat kebaikan, karena kelak kita semua akan menghadapi hari perhitungan. Jangan sampai kita termasuk golongan yang menyesal di akhirat, sebab penyesalan itu tidak akan pernah bisa mengubah apa pun.

Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk selalu memperbaiki diri, memperbanyak istighfar, dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan pintu taubat masih terbuka lebar selama kita masih bernapas di dunia. Jangan tunda taubat, karena kematian bisa datang kapan saja tanpa kita duga. Semoga Allah melindungi kita dari penyesalan yang abadi dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang berbahagia di akhirat kelak. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 25-29 — Al-Haqqah

25وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِشِمَالِهِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُوتَ كِتَابِيَهْ
Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).
26وَلَمْ أَدْرِ مَا حِسَابِيَهْ
Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku.
27يَا لَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَ
Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.
28مَا أَغْنَىٰ عَنِّي مَالِيَهْ ۜ
Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.
29هَلَكَ عَنِّي سُلْطَانِيَهْ
Telah hilang kekuasaanku daripadaku".
Al-HaqqahIndeks Quran
52Ayat
MakkiyahRevelation
27Ayat

Terjemah — Al-Haqqah 27

Surat Al-Haqqah Ayat 27 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.

Surat Ayat 27/52 — Al-Haqqah الحاقة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Haqqah Dengarkan, Al-Haqqah Terjemah, Al-Haqqah mp3, Al-Haqqah pdf. Ayat 25–29. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu