Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ : Orang-orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit, yaitu kemunafikan dan keraguan terhadap agama Allah.
- رِجْسًا : Kekotoran, yaitu kekufuran dan kemunafikan yang bertambah.
- إِلَىٰ رِجْسِهِمْ : Di samping kekotoran (kekufuran) yang sudah ada sebelumnya.
- مَاتُوا وَهُمْ كَافِرُونَ : Mereka meninggal dunia dalam keadaan ingkar kepada Allah dan ayat-ayat-Nya.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah dengan saksama bagaimana Al-Qur'an itu bagaikan hujan yang menyirami bumi. Ada tanah yang subur, maka tumbuhlah darinya tanaman yang menghijau dan memberikan manfaat. Namun ada pula tanah yang keras dan berbatu, maka air hujan itu justru membuatnya semakin keras dan tidak menerima kebaikan apa pun.
Demikianlah perumpamaan Al-Qur'an ini. Bagi orang-orang yang beriman, setiap ayat yang turun akan menambah keimanan, ketenangan, dan keyakinan mereka kepada Allah. Namun bagi orang-orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit—yakni kemunafikan dan keraguan—maka setiap kali turun ayat atau surah, mereka justru semakin bertambah kekufuran dan kemunafikannya. Mereka mengingkari setiap wahyu yang datang, meragukan setiap kebenaran yang disampaikan, dan menolak setiap petunjuk yang ditawarkan.
Mengapa demikian? Karena hati mereka telah tertutup oleh penyakit yang sudah mengakar. Setiap kali kebenaran datang, mereka justru semakin jauh darinya. Setiap kali cahaya menyinari, mereka semakin membenci cahaya itu. Akhirnya, mereka hidup dalam kegelapan kemunafikan itu hingga ajal menjemput mereka, dan mereka pun mati dalam keadaan kafir—na'udzu billah.
Sungguh, ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Janganlah sekali-kali kita membiarkan penyakit hati—seperti iri, dengki, sombong, atau ragu terhadap kebenaran—bersarang di dalam dada kita. Karena penyakit hati itu akan terus tumbuh dan akhirnya membutakan kita dari kebenaran, sebagaimana yang terjadi pada kaum munafik ini.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dicintai Allah, marilah kita senantiasa menjaga kesucian hati kita. Hati yang bersih akan menerima Al-Qur'an sebagai petunjuk dan rahmat. Setiap ayat yang kita baca akan menambah keimanan kita, setiap surah yang kita dengarkan akan menenangkan jiwa kita, dan setiap kali kita mendekatkan diri kepada Allah, kita akan semakin merasakan manisnya iman.
Sebaliknya, hati yang kotor akan menjadikan Al-Qur'an sebagai beban dan bahkan menjadi saksi atas keburukan pemiliknya. Maka dari itu, mari kita perbanyak istighfar, perbanyak membaca Al-Qur'an dengan tadabbur, dan senantiasa memohon kepada Allah agar diberikan hati yang bersih dan lurus.
Ingatlah, kematian itu pasti datang. Tidak ada seorang pun yang tahu kapan ajalnya tiba. Maka beruntunglah orang yang hidup dalam keimanan dan mati dalam keimanan. Dan celakalah orang yang hidup dalam kemunafikan dan mati dalam kekufuran. Semoga Allah melindungi kita semua dari penyakit hati dan mengokohkan kita di atas iman hingga akhir hayat. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 123-127 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 125
Surat At-Taubah Ayat 125 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit,…Surat Ayat 125/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 123–127. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







