Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- يُمِيتُنِي : Yang mematikan aku (mencabut nyawaku).
- ثُمَّ يُحْيِينِ : Kemudian menghidupkanku kembali (pada hari kebangkitan).
Tafsir:
Dalam ayat yang mulia ini, Nabi Ibrahim 'alaihissalam melanjutkan rangkaian pengenalannya terhadap Rabb semesta alam. Beliau menyebutkan bahwa di antara sifat-sifat kemuliaan Allah yang agung adalah bahwa Dialah satu-satunya yang berkuasa untuk mematikan makhluk-Nya ketika ajal telah tiba, lalu Dia akan menghidupkan kembali seluruh manusia dari kubur mereka pada hari kiamat kelak untuk dihisab dan dibalas amal perbuatannya.
Ini adalah pengakuan akan kekuasaan mutlak Allah atas hidup dan mati. Tidak ada seorang pun selain Allah yang mampu mencabut nyawa dan mengembalikannya. Kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pintu menuju kehidupan yang kekal. Keyakinan ini menumbuhkan dalam hati seorang mukmin rasa takut yang mendorongnya untuk beramal saleh, serta harapan yang membuatnya selalu berbaik sangka kepada Allah.
Saudaraku, renungkanlah betapa agungnya Allah yang mengatur siklus kehidupan ini. Dia yang menciptakan kita dari tiada, memberi kita kehidupan di dunia sebagai ujian, kemudian mematikan kita untuk beristirahat, lalu menghidupkan kita kembali untuk menerima balasan yang setimpal. Maka jadikanlah kehidupan dunia ini sebagai ladang amal, karena setelah kematian tidak ada lagi kesempatan untuk bertaubat. Dan yakinlah bahwa hari kebangkitan itu pasti datang, di mana keadilan Allah yang Maha Bijaksana akan ditegakkan secara sempurna.
📜 Ayat 79-83 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 81
Surat Asy-Syu'ara Ayat 81 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),Surat Ayat 81/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 79–83. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








