Terjemahan — Tafsir
Makna Perkataan:
- أَبْغِيكُمْ - Aku mencari/memilih untuk kamu.
- إِلَٰهًا - Tuhan yang disembah.
- فَضَّلَكُمْ - Melebihkan kamu dengan kelebihan yang khusus.
Tafsir Ayat:
Nabi Musa 'alaihissalam berkata kepada kaumnya dengan nada menempelak dan mengingkari: "Patutkah aku mencari untuk kamu tuhan yang lain selain Allah untuk kamu sembah, sedangkan Allah sendiri yang telah menciptakan kamu, memelihara kamu, dan melebihkan kamu atas sekalian umat manusia yang hidup pada zaman kamu?"
Kelebihan yang Allah berikan kepada Bani Israil pada masa itu sangatlah besar dan nyata. Allah telah mengurniakan kepada mereka nikmat-nikmat yang tidak diberikan kepada umat-umat lain pada zaman tersebut, antaranya:
- Banyaknya para nabi yang diutus dalam kalangan mereka.
- Allah menyelamatkan mereka daripada kezaliman Firaun dan tentaranya, serta menenggelamkan musuh mereka di hadapan mata mereka sendiri.
- Allah memberikan mereka nikmat-nikmat yang banyak di padang pasir seperti makanan "mann" dan "salwa", serta menaungi mereka dengan awan.
- Allah menjadikan mereka penguasa di bumi setelah kehancuran Firaun.
Maka bagaimana mungkin setelah semua nikmat dan kelebihan yang begitu besar ini, mereka masih mencari tuhan lain selain Allah? Ini adalah satu bentuk keingkaran yang amat besar terhadap nikmat Allah dan satu kebodohan yang nyata.
Pengajaran dan Nasihat:
Wahai saudara-saudara seislam yang dikasihi Allah, ayat ini mengajar kita tentang betapa besarnya nikmat Allah ke atas hamba-hamba-Nya. Apabila seseorang itu telah merasai kemanisan iman dan mengenali kebesaran Allah, maka hatinya tidak akan mudah tergoda untuk mencari ketuhanan selain Allah.
Renungilah wahai saudaraku, betapa Allah telah memilih kita menjadi umat Nabi Muhammad ﷺ, umat yang terbaik yang dikeluarkan untuk manusia. Allah telah memberikan kita Al-Quran sebagai petunjuk, dan Sunnah Nabi sebagai penjelas. Maka sudah sepantasnya kita bersyukur dan istiqamah di atas jalan ini, tidak berpaling kepada selain Allah dalam ibadah, doa, harapan, dan ketakutan kita.
Jadikanlah kisah Nabi Musa ini sebagai pengajaran: jangan sekali-kali kita menukar nikmat Allah dengan kekufuran, dan janganlah kita mencari ketenangan atau pertolongan selain daripada Allah. Sesungguhnya Allah sahaja yang layak disembah, dan hanya Dia yang mampu memberikan kelebihan dan kemuliaan kepada hamba-hamba-Nya yang bersyukur.
📜 Ayat 138-142 — Surah Al-A'raf
Terjemahan — Al-A'raf 140
Surah Al-A'raf Ayat 140 - Baca, Dengar, Terjemahan, Melayu : Nabi Musa berkata lagi: "Patutkah aku mencari tuhan untuk kamu…Surah Ayat 140/206 — Surah Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengar Terjemahan (Melayu). Dengar: Surah Al-A'raf Dengar, Surah Al-A'raf Terjemahan, Surah Al-A'raf mp3, Surah Al-A'raf pdf. Ayat 138–142. Dalam Bahasa Melayu: Bahasa Indonesia.
Al-Quran
Tuesday, September 8, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baik anda








