Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Lam tantahi (لَمْ تَنتَهِ): Tidak berhenti atau tidak menghentikan dakwah dan seruanmu.
- Al-marjūmīn (الْمَرْجُومِينَ): Orang-orang yang dirajam, yaitu dilempari batu hingga mati, atau dengan kata lain dibunuh dengan cara dilempari batu.
Tafsir:
Setelah kaum Nabi Nuh ‘alaihissalam kehabisan akal untuk membantah dakwah beliau dengan dalil-dalil yang masuk akal, mereka pun berpaling dari perdebatan yang sehat menuju jalan kekerasan dan ancaman. Mereka berkata dengan nada penuh kemarahan dan kesombongan: "Wahai Nuh! Jika engkau tidak segera menghentikan seruanmu dan tidak berhenti dari menyampaikan risalah Tuhanmu, maka sungguh engkau akan kami rajam dengan batu sampai mati, dan engkau akan menjadi termasuk orang-orang yang dibunuh dengan cara yang sangat keji."
Ini adalah puncak kebiadaban dan kezaliman mereka. Mereka tidak mampu melawan hujjah (dalil) yang dibawa oleh Nabi Nuh, maka mereka memilih jalan kekerasan dan ancaman pembunuhan. Padahal Nabi Nuh tidak meminta imbalan apa pun dari mereka, dan tidak menginginkan kecuali kebaikan untuk mereka. Namun hati yang telah tertutup oleh kesombongan dan kekufuran tidak akan menerima kebenaran, bahkan mereka mengancam akan membunuh orang yang justru menginginkan keselamatan mereka.
Pelajaran dan Hikmah:
Saudaraku, perhatikanlah bagaimana para nabi dan rasul selalu menghadapi ujian yang berat dalam menyampaikan kebenaran. Mereka dicaci, diancam, bahkan hendak dibunuh. Namun mereka tetap teguh dan sabar, karena mereka yakin bahwa pertolongan Allah pasti datang. Kisah ini mengajarkan kita bahwa dalam berdakwah dan berpegang pada kebenaran, kita tidak boleh gentar oleh ancaman siapa pun. Allah Ta'ala senantiasa bersama orang-orang yang sabar dan istiqamah di jalan-Nya.
Ketahuilah bahwa ancaman dan cemoohan manusia tidak akan mampu menghalangi pertolongan Allah bagi hamba-hamba-Nya yang beriman. Sebagaimana Allah menyelamatkan Nabi Nuh dari kejahatan kaumnya dengan perintah membuat bahtera, maka Dia pun akan senantiasa memberikan jalan keluar bagi siapa saja yang berjuang di jalan-Nya dengan ikhlas dan penuh kesabaran. Maka jadilah pribadi yang teguh pendirian, tidak mudah goyah oleh celaan dan ancaman, karena kebenaran pasti akan menang dan kebatilan pasti akan hancur.
📜 Ayat 114-118 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 116
Surat Asy-Syu'ara Ayat 116 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka berkata: "Sungguh jika kamu tidak (mau) berhenti hai Nuh,…Surat Ayat 116/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 114–118. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








