Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- رَبِّ مُوسَىٰ وَهَارُونَ: Tuhan yang menciptakan, memelihara, dan mengatur urusan Nabi Musa dan Nabi Harun 'alaihimas salam.
Tafsir:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan jawaban para penyihir Mesir ketika mereka telah beriman kepada kebenaran yang dibawa oleh Nabi Musa 'alaihissalam. Setelah para penyihir itu menyaksikan mukjizat tongkat Nabi Musa yang menelan semua tali dan tongkat mereka, mereka langsung tersungkur bersujud dan berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, yaitu Tuhan Musa dan Harun."
Mereka menyebutkan nama Nabi Musa dan Harun secara khusus untuk menegaskan bahwa Tuhan yang mereka imani bukanlah tuhan yang disembah oleh Fir'aun yang mengaku dirinya sebagai tuhan. Mereka ingin menunjukkan bahwa Tuhan yang sebenarnya adalah Tuhan yang telah mengutus Musa dan Harun dengan membawa mukjizat yang nyata ini. Dialah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan tidak ada tuhan lain selain Dia.
Para penyihir itu telah melalui perjalanan keimanan yang luar biasa. Pada awalnya mereka datang dengan tujuan mengalahkan Musa, tetapi ketika kebenaran itu tampak jelas di hadapan mata mereka, mereka tidak ragu untuk meninggalkan kebohongan dan langsung menerima kebenaran. Mereka lebih memilih azab Fir'aun daripada kemurkaan Allah. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita bahwa kebenaran itu harus diterima di mana pun ia berada, meskipun harus mengorbankan kedudukan, harta, bahkan nyawa sekalipun.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang keteguhan iman dan keberanian untuk menyatakan kebenaran. Para penyihir itu tadinya adalah orang-orang yang tersesat, namun ketika cahaya kebenaran datang, mereka tidak segan-segan untuk beriman dan mengakui keesaan Allah. Mereka tidak takut dengan ancaman Fir'aun yang kejam.
Renungkanlah, betapa mulianya kedudukan orang yang berani berkata benar dan mengakui keesaan Allah di tengah lingkungan yang penuh kesesatan. Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui siapa saja hamba-Nya yang ikhlas beriman kepada-Nya. Maka jadilah hamba yang senantiasa berpegang teguh pada kebenaran, karena kebenaran itu akan membawa kita kepada kebahagiaan di dunia dan akhirat. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala meneguhkan hati kita di atas iman dan Islam hingga akhir hayat. Aamiin.
📜 Ayat 120-124 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 122
Surat Al-A'raf Ayat 122 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : "(yaitu) Tuhan Musa dan Harun".Surat Ayat 122/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 120–124. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








