Al-Hijr · 69/99
Terjemah Transliterasi — Al-Hijr
وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلَا تُخۡزُونِ  ۝٦٩
Wattaqul laaha wa laa tukhzoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Wat-taqullāh: Takutlah kepada Allah, patuhilah perintah-Nya dan jauhilah larangan-Nya.
  • Wa lā tukhzūn: Janganlah kalian membuatku hina dan terhina di hadapan kaumku.

Tafsir:

Nabi Luth 'alaihissalam menyeru kaumnya dengan penuh kelembutan dan ketakutan kepada Allah. Beliau mengingatkan mereka agar bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, yakni takut akan siksa dan murka-Nya, dengan meninggalkan perbuatan keji yang mereka hendak lakukan terhadap para tamunya. Beliau juga memohon kepada mereka agar tidak menodai kehormatannya dan menjatuhkan martabatnya di hadapan kaumnya dengan tindakan buruk yang akan mereka lakukan terhadap tamu-tamu tersebut.

Sungguh, seorang tuan rumah yang dimuliakan tamunya adalah orang yang menjaga kehormatan tamunya. Apabila tamu diperlakukan dengan buruk, maka hal itu merupakan penghinaan bagi tuan rumahnya. Oleh karena itu, Nabi Luth 'alaihissalam memohon kepada kaumnya dengan sangat agar mereka bertakwa kepada Allah dan tidak menimpakan kehinaan kepadanya.

Pelajaran dan Hikmah:

Ayat yang mulia ini mengajarkan kepada kita beberapa pelajaran berharga:

  1. Keutamaan memuliakan tamu — Islam sangat menekankan kemuliaan tamu, dan menghina tamu merupakan perbuatan tercela yang membawa aib bagi tuan rumah.
  2. Takwa sebagai benteng perlindungan — Ketika seseorang menghadapi tekanan kaum yang zalim, maka bertakwa kepada Allah adalah senjata utama dan benteng yang kokoh.
  3. Keberanian Nabi Luth dalam membela kebenaran — Beliau berdiri tegar membela para tamunya meskipun harus berhadapan dengan kaumnya yang durhaka. Ini menunjukkan bahwa seorang mukmin harus berani membela yang benar dan melindungi orang-orang yang berada di bawah perlindungannya.
  4. Menjauhi perbuatan keji — Ayat ini juga mengingatkan kita untuk menjauhi segala bentuk perbuatan keji dan dosa besar, karena hal itu dapat mendatangkan murka Allah dan kehinaan di dunia maupun di akhirat.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa, memuliakan tamu, dan senantiasa menjaga kehormatan diri serta orang-orang yang berada di bawah perlindungan kita. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 67-71 — Al-Hijr

67وَجَآءَ أَهۡلُ ٱلۡمَدِينَةِ يَسۡتَبۡشِرُونَ 
Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu.
68قَالَ إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ ضَيۡفِي فَلَا تَفۡضَحُونِ 
Luth berkata: "Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku),
69وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلَا تُخۡزُونِ 
dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina".
70قَالُوٓاْ أَوَلَمۡ نَنۡهَكَ عَنِ ٱلۡعَٰلَمِينَ 
Mereka berkata: "Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?"
71قَالَ هَٰٓؤُلَآءِ بَنَاتِيٓ إِن كُنتُمۡ فَٰعِلِينَ 
Luth berkata: "Inilah puteri-puteriku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal)".
Al-HijrIndeks Quran
99Ayat
MakkiyahRevelation
69Ayat

Terjemah — Al-Hijr 69

Surat Ayat 69/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 67–71. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu