Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- يَنبَغِي: layak, pantas, atau sesuai.
- يَتَّخِذَ وَلَدًا: mengambil atau menjadikan seorang anak.
Tafsir:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menafikan dengan tegas dan pasti bahwa diri-Nya yang Maha Pemurah itu memiliki anak. Ini adalah bantahan langsung terhadap keyakinan kaum musyrikin Arab yang menganggap malaikat sebagai anak perempuan Allah, serta bantahan terhadap kaum Nasrani yang menganggap Nabi Isa 'alaihissalam sebagai anak Allah. Maha Suci Allah dari segala yang mereka tuduhkan.
Mengapa hal ini tidak layak bagi Allah? Karena mengambil anak itu menunjukkan adanya kebutuhan, kelemahan, dan keterbatasan. Seseorang yang mengambil anak biasanya karena ingin memiliki keturunan, ingin menemani di masa tua, atau ingin meneruskan warisan. Semua ini adalah sifat makhluk yang serba kekurangan dan membutuhkan. Adapun Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah Dzat Yang Maha Kaya, Maha Sempurna, dan tidak membutuhkan sesuatu pun. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.
Allah itu Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Jika Dia memiliki anak, maka anak itu pasti memiliki sifat-sifat yang serupa dengan-Nya, dan ini mustahil terjadi karena tidak ada yang menyerupai Allah sedikit pun. Dialah satu-satunya yang layak disembah, dan segala sesuatu selain Dia adalah makhluk ciptaan-Nya.
Ayat ini juga mengajarkan kita tentang adab terhadap Allah. Kita tidak boleh menetapkan sifat-sifat yang tidak layak bagi keagungan-Nya. Sebagai hamba yang beriman, kita harus senantiasa mengagungkan Allah dengan pengagungan yang sebenar-benarnya, menyucikan nama-Nya dari segala kekurangan, dan menjauhkan diri dari segala keyakinan yang merendahkan keagungan-Nya.
Betapa indahnya Islam yang mengajarkan kita untuk mengenal Allah dengan pengenalan yang benar. Semakin kita mengenal Allah dengan sifat-sifat-Nya yang Maha Sempurna, semakin bertambah cinta kita kepada-Nya, semakin khusyuk ibadah kita, dan semakin tenang hati kita dalam menghadapi segala ujian kehidupan. Karena kita yakin bahwa Allah yang kita sembah adalah Dzat yang Maha Kuasa, Maha Kaya, dan Maha Sempurna, yang tidak membutuhkan apa pun dari makhluk-Nya, tetapi justru kita yang senantiasa membutuhkan rahmat dan kasih sayang-Nya setiap saat.
📜 Ayat 90-94 — Maryam
Terjemah — Maryam 92
Surat Maryam Ayat 92 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai)…Surat Ayat 92/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 90–94. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








